Articles – Page 13 – ARCHINESIA
Widget Image
HomeArticles (Page 13)

Articles

Jejak Warisan Penghubung Pemugaran dan Pariwisata Indonesia Presented by: Prof. Dr. Ir. Naniek Widayati Priyomarsono, M.T. at Seri Seminar Online #23 “Heritage & Tourism”, Wednesday, March 1, 2023.   “Pemugaran dan pariwisata di Indonesia masih berdiri sendiri-sendiri.” Itulah kalimat pembuka dari Prof. Naniek Widayati dalam pemaparannya. Kalimat tersebut ditujukan

Satoria Tower [English text below] Satoria Tower, sebuah menara ikonik baru yang menghiasi skyline arsitektur di jantung kota Surabaya. Tower ini dirancang untuk menjadi kantor pusat baru Satoria Group – perusahaan global di bidang perhotelan, properti, manufaktur, hiburan, perdagangan, dan layanan lainnya [caption id="attachment_10332" align="alignnone" width="700"] NILAI

Aom Dining Club [English text below] Dirancang oleh Seniman Ruang, Aom Dining Club hadir dari sebuah atap bangunan mixed-use di Pasirkaliki, Bandung. Tempat makan seluas 400 meter persegi ini menawarkan tiga area tempat duduk yang beragam untuk pengunjung. Ketiganya adalah area makan dan bar di bawah

VERDE HOUSE [English text below] Verde House, sebuah rumah berwarna tosca dengan proporsi bentuk yang membuatnya berbeda dari sekitarnya. Berada di pemukiman yang padat, Atelier Bertiga berhasil mengoptimalkan lahan yang ada. Berdiri di atas lahan 6 x 15m2, Verde House hadir dengan konsep split level. Ide ini

Yohannes Basuki: Kampung Bukan Virus yang Harus Dibasmi Dalam pernyataan The Architectural Imperative disampaikan bahwa ketika arsitek ingin membangun sebuah legitimasi, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Diantaranya adalah lingkungan (environmental), keberlanjutan (sustainability), dan sektor informal dimana kampung termasuk di dalamnya. Kampung merupakan suatu bentuk permukiman

BIRDHOUSES [English text below] BIRDHOUSES, sebuah hunian dengan bentuk seperti lentera raksasa di Ubud, Bali. Karya ini merupakan mimpi dari beberapa orang yang ingin membuat sebuah desa terapung dan dikelilingi oleh hutan tropis. Tidak hanya bangunan dengan struktur panggung, area ini juga mencakup kolam renang dan

JNM Bloc [English text below] Berawal dari komplek eks-kampus ISI Yogyakarta, JNM Bloc hadir setelah proses perancangan adaptive reuse yang dilakukan secara bertahap. [caption id="attachment_9877" align="alignnone" width="700"] Kondisi bangunan sebelum dialihfungsikan menjadi JNM Bloc[/caption] Setelah menghidupkan kembali salah satu aset PERURI dan Pos Indonesia di Jakarta, PT Radar

Pedestrian untuk Kota Layak Huni Salah satu indikator sebuah kota dikatakan layak huni adalah walkability-nya. Bahkan jalur pedestrian merupakan salah satu elemen paling berpengaruh dalam perencanaan tata ruang kota. Bagaimana jalur pedestrian yang ramah, kesesuaian ukuran dan fungsi, keamanan, serta kemudahan akses menjadi poin penting bagi

Sekolah Musik Indonesia [English text below] Berlokasi di Semarang, Sekolah Musik Indonesia hadir dengan bentuk fasad yang seperti lipatan kertas dan saling bertumpuk antara satu sama lain. Muka bangunan yang terlihat bergelombang membuatnya tampil berbeda di lingkungannya. Fasad unik ini pun berhasil menjadi pusat perhatian di

Evolusi Tangga sebagai Social Stairs Fungsi tangga mengalami evolusi. Lebih dari sekadar sirkulasi vertikal, belakangan ini desain tangga sengaja dirancang sebagai social stairs. Berawal dari kemunculan eskalator sebagai jalur alternatif sirkulasi vertikal, berpindah tempat dari permukaan yang lebih rendah ke yang lebih tinggi atau sebaliknya menjadi lebih mudah.

Refraction House [English text below] Refraction House, sebuah hasil eksperimen RAD+ar untuk mencari cara teroptimal dari tapak yang menghadap timur dan barat. Posisi ini mengakibatkan panas matahari akan masuk ke dalam rumah secara berlebihan. Hal tersebut jelas mengganggu kenyamanan penghuni di dalamnya. Hal utama yang menjadi perhatian

CO&CO [English text below] CO&CO merupakan sebuah co-working space yang terletak di Jalan Dipati Ukur No.33, Bandung. Bangunan yang terdiri dari dua lantai ini menerapkan konsep adaptive-reuse dalam proses perancangannya. LABO. menggunakan kembali bangunan dengan fungsi baru yang lebih layak dan modern, serta dapat memenuhi kebutuhan

Green Building: Efisiensi, Alam, dan Budaya Presented by Budiman Hendropurnomo at Webinar Green Building: Biophilic Design & Eco-Architecture, July 2, 2022 Budiman Hendropurnomo merupakan salah satu arsitek yang telah menerapkan konsep green dan sustainable dalam karya-karyanya bersama DCM Jakarta. Dalam presentasinya di Webinar Green Building: Biophilic Design

Cube House [English text below] Cube House, sebuah hunian unik yang mengaplikasikan geometri persegi dengan berbagai ukuran dalam tampilan visualnya. Berlokasi di Babakan, Ciparay, Bandung, rumah tinggal ini terletak di tanah area pabrik dengan satu jalan utama besar di dalam sebagai penghubung. Oleh karena itu, privasi

[English text below] Kesempatan untuk merancang sebuah proyek yang dimiliki sendiri adalah mimpi bagi banyak arsitek. Selain arsitek dapat dengan bebas menuangkan ide-ide mereka tanpa ada batasan dari luar, mereka juga dapat menunjukkan ciri khas desain mereka kepada orang banyak. Studio Popo Danes, dimiliki dan didesain

Kawoeng House [English text below] Rumah ini berusaha untuk menyeleraskan desain dengan iklim tropis yang panas namun agak kering di kota Surabaya, Jawa Timur. Untuk itu, ruang terbuka berupa courtyard yang diisi dengan kolam renang dirancang sebagai pusat jantung serta paru-paru rumah. Courtyard besar ini memungkinkan bangunan

The Maya Ubud [English text below] Perancangan Hotel Maya Ubud memanfaatkan kondisi alam yang berkontur. Terletak di atas punggung bukit yang panjang dan sempit, tapaknya berbentuk elips tipis yang diapit oleh dua sungai, Sungai Petanu dan Sungai Pakerisan. Hotel dibagi menjadi dua baris bungalow yang dipisahkan oleh

Biophilic Boarding House [English text below] Keputih merupakan daerah di Surabaya yang 40 persen tempat tinggalnya digunakan sebagai rumah kos. Namun, rumah kos ini cenderung tidak teratur, ramai, dan bahkan menimbulkan kerusakan lingkungan akibat pengolahan limbah yang tidak terkendali. Rumah Kos Biophilic oleh Andyrahman Architect dirancang

GMT Institute of Property Management [English text below] Proyek ini mencakup kelas-kelas dan ruangan kantor, termasuk sebuah kafetaria kecil, untuk sebuah Institut Manajemen Properti yang berlokasi di lahan yang terbatas. Lokasi lahan berada di sudut jalan sempit dan berhadapan dengan rel kereta api. Tampilan bangunan ini menjadi

Steel House [English text below] Rumah tinggal ini memiliki tampilan fasad yang tidak biasa. Kulit bangunan yang lazimnya ditutup dengan dinding rata nan cantik kali ini justru ditutup dengan lembaran baja. Material keras yang identik dengan kesan industrial ini sengaja dipilih sebagai material utama konstruksi bangunan

background color : #CCCC
X