JJ Residence: Ruang Jeda di Antara Riuhnya Kerobokan, Bali – ARCHINESIA
Widget Image
 

JJ Residence: Ruang Jeda di Antara Riuhnya Kerobokan, Bali

JJ Residence: Ruang Jeda di Antara Riuhnya Kerobokan, Bali

Presented by Andika Surya Pramana from Arkana Architects, at ARCHINESIA “10X10=INFINITY” in Plumeria Ballroom, Padma Resort Legian, Bali; Friday, October 17, 2025

[English text below] JJ Residence, hunian seluas 700 meter persegi yang berdiri di kawasan padat Kerobokan, Bali. Meskipun memiliki tapak yang cukup luas, Arkana Architects hanya memanfaatkan 55% dari total lahan untuk bangunan. Keputusan ini diambil sebagai upaya menghadirkan hunian yang lapang, nyaman, serta menyediakan ruang jeda di tengah hiruk pikuk lingkungan sekitar.

Transisi menuju ruang jeda tersebut terlihat jelas pada penataan massa bangunan. Innercourt berfungsi sebagai pemisah antara dua massa utama—area komunal di depan dan area privat di belakang—sekaligus memberikan ruang bagi penghuni untuk bernapas.

Area komunal menyambut hangat penghuni dan tamu melalui ruang tamu yang luas, ideal untuk berkumpul dan bersosialisasi. Saat memasuki area jeda antar massa bangunan, yang menjadi jiwa hunian ini, pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan taman dan kolam renang yang menenangkan.

Hunian ini dirancang untuk pasangan asal Eropa dengan anak kecil. Oleh karena itu, taman dibuat landai tanpa perbedaan level, memberikan rasa aman dan ruang eksplorasi yang bebas bagi sang anak. Di area yang sama, tersedia pula barbecue area yang menjadi wadah untuk kebersamaan yang hangat.

Selasar pada jeda antar massa menawarkan pengalaman yang lembut dan menenangkan sebelum memasuki bangunan utama. Bukaan lebar menghubungkan ruang dalam dan luar, menciptakan transisi yang halus antara arsitektur dan lanskap. Melalui bukaan besar ini, sirkulasi udara dan pencahayaan alami dioptimalkan, menghasilkan kenyamanan termal yang efisien. Kamar tidur menghadap taman memberikan suasana nyaman, sementara kamar mandi terbuka tanpa transisi menghadirkan pengalaman menyatu dengan alam.

Secara visual, rumah ini tampil sederhana (humble) dan membumi. Penggunaan atap limasan konvensional memperkuat kesan bersahaja dan hangat, membuat rumah ini menyatu dengan lanskap tanpa pretensi. Pada akhirnya, JJ Residence bukan tentang seberapa efisien ruang dimanfaatkan, melainkan tentang seberapa tenang jiwa yang tinggal di dalamnya. Di tengah padatnya kehidupan urban, hunian ini menjadi tempat untuk memberi jeda beristirahat—sebuah ruang untuk bernapas, menenangkan diri, dan merasakan esensi pulang. (afm)


 

JJ Residence: A Pause Amidst the Hustle of Kerobokan, Bali

JJ Residence is a 700-square-meter dwelling located in the dense area of Kerobokan, Bali. Despite its sizable plot, Arkana Architects only utilized 55% of the total land for the built structure. This decision was a deliberate effort to create a spacious, comfortable residence, providing a much-needed respite amid the surrounding commotion.

The transition toward this pause is clearly visible in the massing arrangement. An inner court functions as the break between the two main masses—the communal area in the front and the private area in the back—simultaneously giving residents room to breathe.

The communal area warmly welcomes residents and guests through a spacious living room, ideal for gathering and socializing. Upon entering the interstitial space between the masses, which acts as the soul of the residence, visitors are greeted with soothing views of the garden and swimming pool.

The residence was designed for a European couple with a small child. Therefore, the garden was built on a gentle slope without level changes, ensuring a safe environment and ample space for the child’s free exploration. The same area also features a barbecue spot, facilitating warm moments of togetherness.

The walkway (selasar) in the massing break offers a soft and calming experience before entering the main building. Wide openings connect the indoor and outdoor spaces, creating a seamless transition between architecture and landscape. Through these large openings, air circulation and natural lighting are optimized, resulting in efficient thermal comfort. Bedrooms facing the garden provide a tranquil atmosphere, while open bathrooms offer an experience of being one with nature without any transition barrier.

Visually, the house appears humble and grounded. The use of a conventional limasan (traditional pyramidal) roof reinforces the modest and warm impression, allowing the house to blend with the landscape without pretension. Ultimately, JJ Residence is not about how efficiently the space is utilized, but about the tranquility of the soul residing within. Amidst the density of urban life, this dwelling becomes a place for a restorative pause—a space to breathe, calm the mind, and feel the essence of coming home. (uci)

 

 

Written by

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
background color : #CCCC
X