Membangkitkan Kembali Ruko Fotokopian: Transformasi Toko Kopian oleh Studio Terasu – ARCHINESIA
Widget Image
 

Membangkitkan Kembali Ruko Fotokopian: Transformasi Toko Kopian oleh Studio Terasu

Membangkitkan Kembali Ruko Fotokopian: Transformasi Toko Kopian oleh Studio Terasu

Presented by Gana Ganesha from Studio Terasu, at ARCHINESIA “10X10=INFINITY” in Ciputra Artpreneur; Tuesday, October 1, 2024

[English text below] Toko Kopian adalah salah satu proyek dari Studio Terasu. Proyek ini berupaya menghidupkan kembali ruko fotokopian di Cikini, Jakarta, yang sempat lesu akibat terdampak oleh krisis masa pandemi. Ketika pembatasan fisik memaksa fotokopian untuk menutup operasinya, pemilik ruko mencari cara agar tetap bisa menghasilkan pendapatan. Di sinilah Gana Ganesha dan tim Studio Terasu memulai transformasi ruang fotokopi menjadi sebuah coffee shop yang mengutamakan pembelian kopi takeaway.

 

Floor Plan

Section

Proses desain Toko Kopian berawal dari tiga kata kunci yang dipilih oleh Studio Terasu: nostalgic, relaxing, dan street vendors. Kata-kata ini menjadi panduan untuk menciptakan suasana yang bersahabat dan mengundang, namun sambil tetap beradaptasi dengan keterbatasan ruang dan anggaran. Dengan budget sekitar 200-250 juta untuk lahan seluas 100 meter persegi, mereka harus bersiasat dalam penggunaan material. Material alternatif yang lebih murah pun digunakan, seperti aluminium dan plywood. 

Salah satu perubahan paling signifikan adalah transformasi ruang belakang ruko yang awalnya tertutup dan sumpek menjadi area terbuka dengan skylight. Terobosan ini tidak hanya memungkinkan cahaya alami masuk, tetapi juga meningkatkan sirkulasi udara sehingga pengunjung bisa menikmati suasana yang lebih nyaman tanpa perlu sistem penghawaan buatan. Penambahan taman kecil semakin memperkaya pengalaman ruang yang menyegarkan.

Di luar aspek fisik, branding Toko Kopian juga membawa unsur lokal yang kuat melalui permainan kata yang cerdas. Nama “Toko Kopian” diambil dari sejarah tempat ini sebagai toko fotokopian. Untuk mempertahankan fungsi awalnya, maka dibuatlah jendela yang menghadap langsung ke ruang fotokopi yang tetap beroperasi. Elemen ini menciptakan hubungan unik antara masa lalu dan masa kini, memperkuat transisi dari fungsi komersial lama ke yang baru.

Toko Kopian bukan sekadar solusi desain untuk pemilik ruko, melainkan juga memicu tumbuhnya komunitas kreatif di sekitarnya. Saat ini, lantai-lantai atas ruko telah diisi oleh berbagai perusahaan kreatif, mulai dari kantor arsitek hingga kantor publikasi, yang membentuk ekosistem kolaboratif yang dinamis. Bahkan, Toko Kopian sedang memperluas areanya hingga ke lantai dua, dengan rencana pembukaan pada akhir tahun 2024. (uci)


 

Revitalizing a Copy Shop: The Transformation of Toko Kopian by Studio Terasu

Toko Kopian is a remarkable project by Studio Terasu, aimed at breathing new life into a former copy shop in Cikini, Jakarta, which had slowed down due to the pandemic’s impact. Physical restrictions forced many copy shops to close, so the property owner sought new ways to maintain income. This was when Gana Ganesha and the Studio Terasu team stepped in to transform the space into a coffee shop with a focus on takeaway coffee.

The design journey of Toko Kopian began with three keywords chosen by Studio Terasu: nostalgic, relaxing, and street vendors. These keywords served as a guide to create a warm and inviting atmosphere while adapting to the space and budget limitations. With a budget of around 200-250 million rupiah for a 100-square-meter space, they had to be resourceful with materials. More affordable alternatives like aluminum and plywood were used to maximize the design.

One of the most impactful changes was the transformation of the cramped, closed-off back area into an open space with a skylight. This not only allows natural light to flood in but also improves air circulation, providing visitors with a comfortable experience without the need for artificial ventilation. The addition of a small garden further enriches the refreshing ambiance.

Beyond the physical aspects, Toko Kopian’s branding also carries a strong local flavor, using clever wordplay. The name “Toko Kopian” is derived from the shop’s previous life as a copy shop (“fotokopian” in Indonesian). To retain a connection to its original function, a window was added to provide a direct view into the still-operating copy shop. This element creates a unique link between the past and present, enhancing the transition from an old commercial purpose to a new one.

Toko Kopian is not merely a design solution for the shop owner—it has also sparked the growth of a creative community around it. Today, the upper floors of the building are occupied by various creative firms, from architecture studios to publishing offices, forming a vibrant collaborative ecosystem. Toko Kopian is even expanding into the second floor, with plans to open the new space by the end of 2024. (uci)


 

Architecture Firm: Studio Terasu
Design Principal(s): Gana Ganesha
Design Team: Gaby Abigail

Name of Project: Toko Kopian
Location: Jl. Cilosari RT.10 / RW.04, Cikini, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, 10330
Owner: Donny Kusmadi
Design Period: January 2021 – October 2021
Construction Period: October 2021 – April 2022
Site Area: 120 sqm.
Floor Area: 87.28 sqm.
Contractor: Wooden Fabric

Photographer: Mario Wibowo

Written by

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
background color : #CCCC
X