Rumah Beranda – ARCHINESIA
Widget Image

Rumah Beranda

[English text below] Rumah Beranda, Cirebon, dibangun di atas tapak organik yang berkelok menyerupai huruf Z. Pilihan bentuk yang jarang ini menjadi kunci pembentukan massa bangunan, sirkulasi, hingga kualitas ruang yang berbeda dari rumah tinggal konvensional. Bentuk organik ini juga memberikan potensi lebih besar untuk menciptakan privasi sekaligus menghadirkan dinamika ruang yang menarik.

Privasi tersebut terwujud melalui strategi massa bangunan yang terpecah-pecah, dari zona yang bersifat publik hingga yang paling privat. Masing-masing massa memiliki derajat keterlingkupan yang terjaga, sehingga meski rumah ini berukuran luas, setiap ruang tetap memiliki karakter dan kenyamanan tersendiri.

Penghubung antar-massa diwujudkan dalam bentuk beranda-beranda besar. Beranda ini menjadi elemen transisi yang menghadirkan ruang antara (intermediary space) sekaligus respons terhadap iklim panas khas Cirebon. Cahaya alami tetap mengisi ruang utama, namun panasnya tertahan oleh naungan beranda. Pada pagi atau sore hari, area ini menjadi titik pertemuan alami—tempat duduk santai sambil menikmati pepohonan, semilir angin, suara burung, bahkan rintik hujan.

Kehadiran beranda juga memungkinkan bukaan bangunan menjadi lebih maksimal. Ventilasi silang bekerja efektif, cahaya alami mengalir bebas, dan batas antara dalam-ruang serta luar-ruang menjadi samar. Keterbukaan ini membuat penghijauan di sekitar rumah benar-benar terasa hadir hingga ke dalam, menciptakan pengalaman tinggal yang menyatu dengan lingkungan. Rumah Beranda pun menjadi contoh bagaimana arsitektur tropis dapat menggabungkan kenyamanan, efisiensi iklim, dan keindahan ruang dalam satu kesatuan yang harmonis. (uci)


 

Rumah Beranda

Rumah Beranda in Cirebon is built on an organically shaped site that curves in a Z-like form. This uncommon configuration became the key driver in shaping the building mass, circulation, and spatial qualities—resulting in a home that feels distinctly different from conventional residences. The organic layout also offers greater potential for privacy while introducing a dynamic flow of spaces.

Privacy is achieved through a composition of fragmented building masses, arranged from the most public areas to the most private. Each volume maintains its own degree of enclosure, so even in a generously sized home, every space retains its unique character and comfort.

These separate masses are connected by expansive verandas—transitional spaces that serve as intermediary zones while responding to Cirebon’s hot tropical climate. Natural light fills the main interiors, yet heat is tempered by the shade of the verandas. In the morning or late afternoon, these shaded terraces become natural gathering points—a place to sit back and enjoy the trees, gentle breezes, birdsong, or even the patter of rain.

The presence of these verandas also allows for larger openings, enabling effective cross-ventilation and abundant daylight while blurring the boundaries between indoors and outdoors. This openness draws the surrounding greenery into the heart of the home, creating a living experience deeply connected to its environment. Rumah Beranda stands as an example of how tropical architecture can harmoniously unite comfort, climate responsiveness, and spatial beauty into a single cohesive whole. (uci)


 

Architecture Firm: Yodi Juliardi
Design Principal(s): Yodi Juliardi

Name of Project: Rumah Beranda
Location: Cirebon, Indonesia
Design Period: 2021
Construction Period: 2022
Site Area: 843 sqm.
Floor Area: 350 sqm.
Interior Designer: Sukai Studio, Alpha Interdesign
Contractor: Megan Agung
Structure: Hermanto Subagijo
M & E: Harisson

Photographer: Very Yudea

PRODUCT SOURCES
Flooring: Niro Granite
Paint: Jotun
Steel: Maxi Steel
Windows: YKK NEXTA Aluminium
Roof: Roman Kanmuri
Sanitary: TOTO
General Lighting: Philips


 

Written by

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
background color : #CCCC
X