WI Residence – ARCHINESIA
Widget Image

WI Residence

[English text below, provided by the architect] Berlokasi di Taman Holis, Bandung, WI Residence menghadirkan pertemuan antara gaya hidup urban modern dan keanggunan tradisi Jepang. Hunian ini dirancang untuk menciptakan suasana tenang sekaligus fungsional, merefleksikan karakter arsitektur kontemporer yang kian berkembang di Bandung, namun tetap menganyam nilai-nilai budaya Jepang yang disesuaikan dengan konteks tropis lokal.

Salah satu elemen utama rumah ini adalah fasadnya, yang menggunakan anyaman sintetis sebagai secondary skin. Lapisan ini memberi tampilan ringan sekaligus modern, sekaligus menjawab kebutuhan praktis hunian di iklim tropis. Material tersebut menyaring cahaya matahari, menjaga suhu dalam ruangan tetap nyaman, dan memungkinkan sirkulasi udara alami. Pada saat yang sama, cahaya yang masuk menjadi lembut dan tersebar, menghadirkan suasana hangat tanpa mengorbankan privasi. Fasad ini menjadi wujud keseimbangan antara ekspresi kontemporer dengan prinsip desain Jepang yang mengedepankan kesederhanaan dan harmoni dengan alam.

Rasa tenang mulai terasa sejak memasuki area rumah. Sebuah jalur pijakan dengan tekstur batu, berpadu dengan kolam ikan di sisinya, menciptakan pengalaman transisi yang menenangkan. Alunan suara air dan elemen alami menghadirkan nuansa Zen yang menyambut penghuni maupun tamu dengan atmosfer damai.

Keterhubungan dengan alam semakin diperkuat melalui tata ruang. Area ruang keluarga dan ruang makan di lantai dasar dirancang menyatu dengan taman belakang lewat pintu kaca geser besar, mengaburkan batas dalam–luar sekaligus mengoptimalkan cahaya alami dan sirkulasi udara. Ventilasi silang yang dipadukan dengan secondary skin menjadikan rumah lebih responsif terhadap iklim, selaras dengan prinsip arsitektur berkelanjutan.

Pengaruh Jepang juga hadir dalam detail interior yang halus: lukisan kanji dan ilustrasi anjing Shiba Inu memberi sentuhan personal, berpadu dengan palet warna netral berupa putih, krem, dan aksen hitam lembut. Perpaduan warna dan tekstur alami ini menguatkan atmosfer tenang, menciptakan karakter minimalis yang tetap kaya nuansa.

WI Residence menunjukkan bagaimana hunian perkotaan dapat memadukan strategi desain tropis modern dengan sensitivitas budaya. Dengan menekankan keterbukaan, efisiensi energi, dan kedekatan dengan alam, rumah ini menjadi pernyataan arsitektur tentang bagaimana gaya hidup kontemporer di Bandung tetap dapat berakar pada tradisi.


 

WI Residence

Located in Taman Holis, Bandung, WI Residence embodies the intersection of modern urban living and the subtle elegance of Japanese tradition. Designed with a focus on creating a serene and functional home, the residence reflects the contemporary architectural character often found in Bandung’s growing urban landscape, while carefully weaving in cultural values inspired by Japan and adapted to the local context.

A defining element of the house is its facade, which employs synthetic woven material as a secondary skin. This feature gives the residence a modern yet lightweight appearance while addressing the practical needs of tropical living. The material softens the penetration of direct sunlight, maintains comfortable indoor temperatures, and enables natural air circulation. At the same time, it filters natural light into the interior, producing a warm and diffused ambiance while providing the residents with privacy. The facade demonstrates a balance between contemporary expression and the Japanese design ethos of simplicity and harmony with nature.

The sense of calm is introduced immediately upon arrival. A carefully designed pathwalk, accompanied by a fish pond, frames the entrance sequence. The stone textures of the walkway contrast with the refined surfaces of the facade, offering visitors a tactile and visual transition into the home. The soft sound of water and the presence of natural elements establish a Zen-like atmosphere that resonates with the overall design intent—welcoming both residents and guests with a sense of tranquility.

The layout further reinforces this connection to nature. On the ground floor, the living and dining areas extend seamlessly into the rear garden through large sliding glass doors. This spatial arrangement blurs the boundary between inside and outside, ensuring good airflow and natural illumination while reducing reliance on artificial cooling and lighting systems. Passive ventilation, achieved through cross-breezes and the secondary skin, enhances the building’s environmental responsiveness, aligning with sustainable architectural principles.

Japanese influence also appears in subtle details throughout the residence. Decorative elements, such as kanji paintings and Shiba Inu artworks, add a personal touch while remaining understated against a neutral interior palette dominated by whites, creams, and soft black accents. The careful balance of natural tones and textures strengthens the calming atmosphere, reinforcing the home’s minimalist yet nuanced character.

WI Residence demonstrates how urban housing can combine modern tropical design strategies with cultural sensibilities. By emphasizing openness, energy efficiency, and a deep connection to nature, the house serves as an architectural statement of how contemporary living in Bandung can remain grounded in tradition while meeting the demands of modern lifestyles.


 

Architecture Firm: Studio Avana
Design Principal(s): Martin Pradipta, Ramos Saedi, Rayner Tulus

Name of Project: WI Residence
Location: Bandung, Indonesia
Design Period: 2019

Photographer: Vel Art Studio

PRODUCT SOURCES
Flooring: Venus Tiles
Sanitary: Hansgrohe, TOTO


 

Written by

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
background color : #CCCC
X