Peluncuran Buku Tropical Indulgence dan Pameran “Reviving the Legacy” Resmi Dibuka di The Meru Sanur – ARCHINESIA
Widget Image
 

Peluncuran Buku Tropical Indulgence dan Pameran “Reviving the Legacy” Resmi Dibuka di The Meru Sanur

Peluncuran Buku Tropical Indulgence dan Pameran “Reviving the Legacy” Resmi Dibuka di The Meru Sanur

Peluncuran buku Tropical Indulgence: The Meru Sanur and Bali Beach Hotel sekaligus pembukaan pameran Reviving the Legacy digelar pada 23 Desember 2025 di kawasan The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, Sanur, Bali. Pameran ini dibuka untuk umum mulai 24 Desember 2025 hingga 28 Februari 2026, menjadi bagian dari rangkaian perayaan atas hadirnya kembali Bali Beach Hotel dalam wajah dan konteks baru.

Buku Tropical Indulgence disusun sebagai medium refleksi atas proses revitalisasi Bali Beach Hotel menjadi The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel, yang dirancang oleh Yolodi + Maria Architects (Gregorius Supie Yolodi dan Maria Rosantina). Melalui esai, fotografi, dan gambar arsitektur, publikasi ini mengangkat bagaimana warisan sejarah, konteks budaya, serta lanskap tropis Sanur dibaca dan ditafsirkan ulang secara relevan bagi kehidupan kontemporer.

Struktur buku dibagi ke dalam tiga bagian utama. Bagian pertama mengulas Sanur dalam lintasan sejarah dan budayanya, serta perannya dalam perkembangan pariwisata Bali. Sanur diposisikan sebagai ruang yang terus bertransformasi, di mana lapisan memori, kehidupan sehari-hari, dan arah pembangunan masa kini saling berkelindan. Dalam konteks ini, buku menghadirkan Sanur sebagai latar penting bagi pembacaan ulang warisan yang tidak terlepas dari dinamika sosial dan ekonomi kawasan.

Bagian berikutnya menelusuri proses perancangan yang dilakukan oleh Yolodi + Maria Architects melalui narasi pengalaman ruang. Alih-alih menonjolkan bentuk semata, buku ini menempatkan arsitektur sebagai pengalaman yang dibangun secara perlahan—melalui ritme ruang, atmosfer, serta relasi antara cahaya, material, dan iklim tropis. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana proses revitalisasi dilakukan dengan sensitivitas terhadap memori sejarah, tanpa mengabaikan kebutuhan dan standar hospitalitas masa kini.

Sejalan dengan buku tersebut, pameran Reviving the Legacy menghadirkan pembacaan visual dan spasial atas proses kreatif yang sama. Dikuratori oleh David Hutama, pameran ini diselenggarakan di hadapan mural batu bersejarah karya Harijadi Soemadidjaja yang dikomisi oleh Presiden Soekarno, menjadikan ruang pamer sebagai titik temu antara sejarah, refleksi, dan harapan ke depan. Penempatannya pun memperkuat posisi pameran sebagai ruang dialog lintas waktu.

Pameran ini menampilkan dua narasi utama, yakni Reading Bali Beach dan Creation of The Meru Sanur. Reading Bali Beach mengajak pengunjung membaca kembali warisan melalui elemen, suasana, dan sekuens ruang yang telah ada, sementara Creation of The Meru Sanur menampilkan proses penciptaan arsitektur baru yang berangkat dari pembacaan tersebut. Keduanya disajikan sebagai narasi yang saling melengkapi, memperlihatkan bagaimana masa lalu dan masa kini dapat hadir berdampingan melalui kejernihan dan keseimbangan.

Melalui buku dan ekshibisi ini, Tropical Indulgence dan Reviving the Legacy diposisikan bukan sekadar sebagai dokumentasi proyek, melainkan sebagai sarana diskursus. Keduanya membuka ruang untuk memahami revitalisasi sebagai praktik yang berakar pada sensitivitas—menghormati warisan, sekaligus memberi ruang bagi tafsir dan kehidupan baru di masa depan. (uci)

Written by

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
background color : #CCCC
X