ARCH:ID Resmi Membuka Rangkaian Menuju ARCH:ID 2026
ARCH:ID secara resmi memulai rangkaian menuju ARCH:ID 2026 melalui Soft Launch ARCH:ID 2026 International Conference & Road to ARCH:ID yang digelar pada Kamis, 17 Desember 2025, di The Dharmawangsa Hotel, Jakarta. Acara ini menjadi pengantar awal atas visi, program, serta peluang kolaborasi yang akan dikembangkan menuju forum arsitektur dan pameran dagang arsitektur terbesar di Indonesia tersebut.
Acara dibuka dengan sambutan dari pihak The Dharmawangsa Hotel, dilanjutkan dengan keynote dari Ar. Georgius Budi Yulianto, IAI, AA, selaku Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), serta Ar. Firman S. Herwanto, IAI, selaku Director of ARCH:ID 2026 Program. Keduanya menekankan peran ARCH:ID sebagai platform kolaboratif yang menjembatani diskursus arsitektur, inovasi industri, dan keterlibatan publik.

Sesi khusus bersama kurator ARCH:ID 2026—Ar. Afwina Kamal, IAI; Ar. Trianzani Sulshi, IAI; dan Ar. Dhanie Syawalia, IAI—memaparkan visi kuratorial sekaligus potensi kolaborasi strategis antara brand dan arsitek. Diskusi ini menyoroti bagaimana kerja sama lintas sektor dapat diterjemahkan menjadi desain booth dan pengalaman pameran yang lebih imersif, melampaui format display konvensional.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan presentasi ARCH:ID 2026 International Conference oleh Ar. Prima Abdullah, IAI, yang menguraikan kerangka konferensi, arah tema, spektrum pembicara, serta mekanisme partisipasi. Sementara itu, pemaparan Road to ARCH:ID 2026 oleh R. Arief Sofyan Rudiantoro dan Novita Herawati menekankan peran program pra-acara ini dalam menjangkau komunitas arsitektur di berbagai provinsi sebelum puncak acara pada April 2026.
Mengusung tema kuratorial “Skema Sintesa: Arsitektur Keterlibatan”, ARCH:ID 2026 International Conference memosisikan praktik arsitektur sebagai ekologi kolaboratif, tempat berbagai disiplin saling beririsan dan pengetahuan mengalir lintas batas. Konferensi dua hari ini akan terbagi dalam Urban & Architecture Forum pada hari pertama, yang berfokus pada tantangan skala urban dan diskursus interdisipliner, serta Architecture Forum pada hari kedua, yang menyoroti peran arsitektur pada skala manusia dan kehidupan sehari-hari.
Sejumlah pembicara internasional dan lintas disiplin telah dikonfirmasi, di antaranya Florence Chan dari KPF, Hong Kong, serta seniman visual Indonesia Isha Hening untuk Urban Forum, dan Manuelle Gautrand dari Manuelle Gautrand Architecture, Prancis, untuk Architecture Forum.


Soft launch ini ditutup dengan sesi foto bersama dan jamuan makan malam eksklusif, menegaskan komitmen ARCH:ID dalam membangun dialog yang bermakna serta kolaborasi jangka panjang antara arsitek, brand, dan ekosistem lingkungan binaan.
ARCH:ID 2026 akan diselenggarakan pada 23–26 April 2026 di ICE BSD City, menghadirkan platform terkurasi di mana desain bertemu strategi, serta brand tidak sekadar tampil, tetapi benar-benar dialami melalui kolaborasi dan pengalaman ruang yang dirancang secara menyeluruh.
Leave a Reply
Be the First to Comment!