Visi Kengo Kuma untuk Paviliun Qatar: Menghubungkan Masa Lalu, Kini, dan Masa Depan – ARCHINESIA
Widget Image
 

Visi Kengo Kuma untuk Paviliun Qatar: Menghubungkan Masa Lalu, Kini, dan Masa Depan

Visi Kengo Kuma untuk Paviliun Qatar: Menghubungkan Masa Lalu, Kini, dan Masa Depan

[English text below] Kengo Kuma and Associates (KKAA), biro arsitektur berskala internasional yang dikenal dengan inovasinya dalam penggunaan bentuk, material organik, serta pendekatan arsitektur terkomputerisasi. Pada World Expo 2025 Osaka, KKAA berkolaborasi dengan Museum Qatar untuk merancang Paviliun Qatar, sebuah ruang yang menghubungkan sejarah, budaya, dan masa depan negara tersebut.

Qatar Pavilion inspired by Dhow boats (source: dezeen.com)

Desain Paviliun Qatar menyoroti hubungan perdagangan antara Qatar dan Jepang yang telah terjalin sejak lama, terutama melalui jalur laut. Lebih dari sekadar menampilkan perkembangan Qatar ke dunia, paviliun ini dirancang untuk memberikan pengalaman ruang yang membawa pengunjung menyelami masa lalu, masa kini, dan visi masa depan Qatar.

The path to the pavilion with shallow water surrounding it (source: dezeen.com)

Pengunjung akan memasuki paviliun melalui jalur yang dikelilingi perairan dangkal, simbol koneksi laut yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perdagangan kedua negara. Jalur sirkulasinya mengelilingi massa utama paviliun, menciptakan perjalanan eksploratif yang berkesan.

Paviliun Qatar (source: dezeen.com)

The white veil that covers the building (source: dezeen.com)

Dengan luas sekitar 1.200 m², paviliun ini akan menjadi salah satu daya tarik utama World Expo 2025. Terinspirasi dari budaya Qatar dan Jepang, desainnya memadukan unsur tradisional kedua negara untuk memperkuat hubungan bilateral. KKAA menggunakan material lokal dan menerapkan teknik sambung kayu khas pertukangan Jepang yang rumit. Selubung putih yang menyelimuti paviliun terinspirasi dari kapal tradisional Dhow Qatar, yang dulu digunakan untuk berdagang di pesisir Arab Timur, Afrika Timur, Yaman, dan Asia Selatan.

Arched openings on the canopy (source: dezeen.com)

Struktur sekunder dengan atap terbuka dan kolom besar dirancang untuk menaungi sebagian jalur sirkulasi, memberikan keteduhan bagi pengunjung. Bukaan melengkung pada kanopi fasad menghadirkan permainan cahaya sekaligus menawarkan pemandangan dari dalam ke luar paviliun.

(source: dezeen.com)

Paviliun Qatar, bersama paviliun negara lainnya, dapat dikunjungi di World Expo 2025 di Osaka, Kansai, Jepang, mulai 13 April hingga 13 Oktober 2025. Bagi ARCHINESIAN yang tertarik mengeksplorasi arsitektur kota Osaka, ARCHINESIA Tour to Osaka akan berlangsung pada 26-31 Mei 2025, menawarkan kesempatan untuk menyelami lebih jauh dunia arsitektur dan desain. (flw)


 

Kengo Kuma’s Vision for Qatar Pavilion: Connecting Past, Present, and Future

Kengo Kuma and Associates (KKAA), an internationally renowned architecture firm, is known for its innovation in form, organic materials, and computational architecture. For World Expo 2025 Osaka, KKAA is collaborating with Qatar Museums to design the Qatar Pavilion, a space that bridges the country’s history, culture, and future.

The design of the Qatar Pavilion highlights the long-standing trade relationship between Qatar and Japan, particularly through maritime routes. Beyond showcasing Qatar’s progress to the world, the pavilion is designed to offer a spatial experience that immerses visitors in the country’s past, present, and future. Visitors will enter the pavilion through a pathway surrounded by shallow water, symbolizing the maritime connection integral to both nations’ trade history. The circulation path wraps around the main pavilion mass, creating an engaging and exploratory journey.

Spanning approximately 1,200 sqm., the pavilion will be one of the main attractions at World Expo 2025. Inspired by the cultures of both Qatar and Japan, its design blends traditional elements from both nations to strengthen bilateral relations. KKAA incorporates local materials and applies intricate Japanese joinery techniques. The white envelope surrounding the pavilion takes inspiration from Qatar’s traditional dhow boats, once used for trade along the eastern Arabian coast, East Africa, Yemen, and South Asia.

A secondary structure with an open roof and large columns provides shade along parts of the circulation path, offering visitors relief from the sun. Meanwhile, curved openings in the canopy facade create dynamic light play and offer views from the inside to the exterior.

The Qatar Pavilion, along with other national pavilions, will be open to visitors at World Expo 2025 in Osaka, Kansai, Japan, from April 13 to October 13, 2025. For ARCHINESIANs interested in exploring Osaka’s architecture, the ARCHINESIA Tour to Osaka will take place from May 26-31, 2025, providing a deeper dive into the world of architecture and design. (flw)

Written by

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
background color : #CCCC
X