Kengo Kuma dan Paviliun Malaysia: Merayakan Keberagaman di World Expo 2025 Osaka
[English text below] Kengo Kuma bersama Kengo Kuma & Associates merancang paviliun untuk tiga negara pada World Expo 2025 Osaka. Salah satunya adalah pavilion Malaysia.

Pavilion Malaysia (Source: expo2025.or.jp)
Pavilion dengan tema “Weaving a Future in Harmony” ini merepresentasikan janji dan visi Malaysia yang menekankan hidup dalam keharmonisan sebagai kunci kemajuan sosial dan ekonomi. Malaysia ingin menceritakan bagaimana menyatukan sebuah bangsa dengan budaya yang beragam dan ekonomi yang dinamis.
Fasad paviliun menggunakan bambu dengan pola ‘benang’ yang saling terjalin. Bambu dipilih karena karakternya yang menyerap karbon, ringan, dan merupakan material terbarukan. Sementara itu, pola ‘benang’ yang terjalin mencerminkan keindahan songket, kain ikonik Malaysia. Lebih dari sekadar songket sebagai tenunan, jalinan benang juga menggambarkan makna weaving (menenun) masa depan Malaysia dalam harmoni.

Fasad bambu berbentuk anyaman benang ‘songket’ (Source: expo2025.or.jp)
Jangan lewatkan kesempatan untuk melihat langsung bagaimana Kengo Kuma menerjemahkan nilai-nilai budaya dan keberlanjutan dalam desain Paviliun Malaysia! World Expo 2025 Osaka telah dibuka sejak 13 April dan akan berlangsung sampai 13 Oktober 2025. Ikuti ARCHINESIA Tour Osaka yang akan dilaksanakan pada 28 Mei–2 Juni 2025 dan World Expo 2025 Osaka akan menjadi salah satu destinasinya! Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Instagram @archinesia dan @archinesia.event. (loi)

Kengo Kuma and the Malaysia Pavilion: Celebrating Diversity at World Expo 2025 Osaka
Kengo Kuma, together with Kengo Kuma & Associates, designed national pavilions for three countries at the World Expo 2025 Osaka—one of which is the Malaysia Pavilion.
Titled “Weaving a Future in Harmony,” the pavilion represents Malaysia’s promise and vision to embrace harmony as a foundation for social and economic progress. It tells the story of how the country unites its diverse cultures and dynamic economy into one collective identity.
The façade features a woven pattern made of bamboo strands. Bamboo was chosen for its carbon-sequestering properties, lightweight nature, and renewability. The woven pattern reflects the intricate beauty of songket, a traditional Malaysian textile. More than just a reference to craft, this interlacing thread also symbolizes Malaysia’s aspiration to weave a harmonious and sustainable future.
Don’t miss the chance to experience how Kengo Kuma interprets cultural richness and environmental consciousness through the Malaysia Pavilion! World Expo 2025 Osaka opened on April 13 and will run until October 13, 2025. Join the ARCHINESIA Tour Osaka, happening from May 28 to June 2, 2025, with the Expo as one of its highlights. For more information, visit Instagram @archinesia and @archinesia.event. (loi)
Leave a Reply
Be the First to Comment!