DL41 oleh Studio Avana: Mewujudkan Rumah Multifungsi dengan Sentuhan Jepang
Presented by Rayner Tulus and Martin Pradipta from Studio AVANA, at ARCHINESIA “10X10=INFINITY” in Ciputra Artpreneur; Tuesday, October 1, 2024

[English text below] Proyek DL41 karya Studio Avana di Bandung membawa interpretasi modern rumah berkonsep Jepang. Berawal dari kebutuhan unik klien, rumah ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai fungsi: ruang hobi untuk merakit Gundam, area untuk memelihara hewan seperti iguana hingga ikan pari, serta ruang khusus untuk keluarga lintas generasi. Proyek ini menjadi tantangan desain yang menarik dengan ruang yang kompleks dan inspirasi tradisional Jepang.


Desain rumah tiga lantai ini mengintegrasikan elemen Jepang seperti genkan dan inner court, tetapi disesuaikan dengan konteks lokal. Studio Avana merancang rumah ini dengan mengutamakan efisiensi ruang, sirkulasi udara, dan pencahayaan alami. Orientasi bangunan menghadap tenggara dengan tambahan secondary skin berbahan rotan sintetis yang tidak hanya menjadi elemen estetika, tetapi juga berfungsi sebagai thermal buffer untuk meredam panas. Kombinasi material seperti rotan, kaca, batu alam, dan struktur baja menghasilkan harmoni antara tradisional dan modern.


Zona dalam rumah diatur untuk memastikan kenyamanan penghuni. Lantai dasar menampung ruang hobi dan area hewan peliharaan. Lantai dua memprioritaskan akses mudah bagi anggota keluarga lansia dengan kamar dekat ruang makan. Sementara itu, lantai tiga menjadi area pribadi dengan kamar utama dan ruang terbuka dengan pemandangan taman. Void di area tangga memastikan cahaya alami masuk hingga ke dalam rumah, mengurangi ketergantungan pada pencahayaan buatan.
Fasad DL41 menjadi elemen yang paling menonjol. Secondary skin berbahan rotan sintetis dipilih untuk menghasilkan bayangan dinamis, menjaga privasi, dan meminimalkan panas. Studio Avana juga mempersiapkan perawatan fasad dengan menambahkan catwalk untuk kemudahan akses, menunjukkan perhatian terhadap aspek fungsional jangka panjang. Rumah ini membuktikan bagaimana pendekatan arsitektur yang adaptif dapat menjembatani kebutuhan klien, konteks lokal, dan inspirasi budaya. (uci)
DL41 by Studio Avana: A Multifunctional Home with a Japanese Touch

DL41, a project by Studio Avana in Bandung, reimagines modern living with a Japanese-inspired design. This home was created to meet the unique needs of the client, encompassing spaces for assembling Gundam models, housing various pets such as iguanas and stingrays, and providing comfortable accommodations for a multigenerational family. The design challenge lies in blending these complex requirements with traditional Japanese aesthetics.

This three-story home incorporates elements like a genkan and an inner court—hallmarks of Japanese architecture—adapted to the local context. Studio Avana prioritized spatial efficiency, natural ventilation, and lighting in its design. The house faces southeast, with an added secondary skin made of synthetic rattan, which not only enhances aesthetics but also serves as a thermal buffer to reduce heat. A thoughtful combination of materials such as rattan, glass, natural stone, and steel creates a harmonious balance between tradition and modernity.


The zoning of the house ensures optimal functionality and comfort. The ground floor accommodates hobby spaces and pet areas, tailored to the client’s specific interests. The second floor prioritizes accessibility for elderly family members, with a bedroom conveniently located near the dining area. The top floor houses private spaces, including the master bedroom and an open area overlooking the garden. A large void along the staircase ensures natural light floods into the home, minimizing reliance on artificial lighting during the day.
The façade of DL41 stands out as a defining feature. The synthetic rattan secondary skin casts dynamic shadows, maintains privacy, and reduces heat gain. Studio Avana also planned for long-term maintenance by integrating a catwalk for easy access, showcasing a forward-thinking approach to functionality. This project exemplifies how adaptive architecture can seamlessly merge client needs, local context, and cultural inspiration into a cohesive and sustainable design. (uci)

Architecture Firm: Studio Avana
Design Principal(s): Martin Pradipta, Ramos Saedi, Rayner Tulus
Design Team: Prayito
Name of Project: DL.41 House
Location: Bandung
Design Period: 2023
Site Area: 400 sqm.
Floor Area: 677 sqm.
Photographer: Ernest Theofilus
PRODUCT SOURCES
Sanitary: Toto
Leave a Reply
Be the First to Comment!