Foster+Partners Merancang Paviliun Organik Arab Saudi untuk World Expo 2025 Osaka
[English text below] Norman Foster, principal Foster+Partners sekaligus pemenang Pritzker Prize pada tahun 1999. Biro arsitektur di London yang telah berdiri selama hampir 6 dekade ini merancang paviliun Arab Saudi di World Expo 2025 Osaka.

Paviliun Arab Saudi (Source: archdaily.com)
Paviliun Arab Saudi menampilkan kekayaan budaya negara ini melalui pengalaman pengunjung yang akan dihadirkan. Dalam rancangannya, Foster+Partners melibatkan seluruh indera manusia dengan menggunakan permainan skala, cahaya, suara, dan tekstur.

Permainan skala, cahaya, suara, dan tekstur menawarkan pengalaman eksplorasi Saudi Arabia secara indrawi (Source: archdaily.com)
Permainan skala ruang terlihat pada ketinggian antar massa bangunan yang berbeda-beda. Blok antar massa diambil dari bentuk organik desa-desa tradisional Arab Saudi. Angin sejuk pada musim panas pun mengalir di antara massa paviliun. Perletakan lanskap yang ada di halaman depan turut melindungi paviliun dari angin utara yang lebih kencang pada bulan-bulan yang lebih sejuk. Pemanfaatan simulasi computational fluid dynamics atau CFD yang mampu menganalisis suhu, tekanan, kecepatan udara dalam rancangan dapat menghasilkan sebuah tata massa bangunan yang merespons iklim.

Permainan skala dengan bentuk blok dan ketinggian massa paviliun (Source: archdaily.com)

Pengunjung memasuki paviliun melalui halaman dengan flora Arab Saudi, berjalan melalui jalan-jalan sempit yang mengarah ke ‘jantung’ dari skema paviliun berupa courtyard (Source: archdaily.com)
Bangunan ini ingin membangkitkan esensi seperti apa kota-kota dan desa-desa di Saudi Arabia. Melalui penggunaan elemen audio-visual, memungkinkan pengunjung untuk terhubung dan berinteraksi dengan keindahan Arab Saudi.

Kombinasi proyeksi visual dan efek suara yang membawa pengunjung kepada keajaiban Arab Saudi (Source: archdaily.com)
Selain memadukan aspek budaya Saudi Arabia, Foster + Partners juga mengaplikasikan konsep keberlanjutan dalam rancangannya. Paviliun ini menggunakan tenaga surya sebagai pembangkit listrik, daur ulang air hujan, material rendah karbon, serta pencahayaan hemat energi.

Penggunaan cladding batu sebagai material rendah karbon yang bermassa ringan, dirancang untuk dapat didekonstruksi dan digunakan kembali (Source: archdaily.com)
Tidak hanya itu, bangunan ini juga dirancang untuk memenuhi standar tertinggi sustainability di Jepang dan mencapai Net Zero Operational Carbon. Konsep desain WELL pun diintegrasikan agar kesehatan dan kesejahteraan pengguna menjadi prioritas utama.
Saksikan keindahan Saudi Arabia dengan mengunjungi paviliun rancangan Foster + Partners ini di World Expo 2025 Osaka pada 13 April sampai 13 Oktober 2025 mendatang. Bersama dengan lebih banyak paviliun yang dirancang biro arsitek ternama seperti Shigeru Ban dan Nikken Sekkei, mari ikuti ARCHINESIA Tour Osaka yang akan menjadikan World Expo 2025 sebagai salah satu destinasi utamanya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai tur ini, kunjungi Instagram @archinesia dan @archinesia.event. (loi)

Foster+Partners Designs Organic Pavilion for Saudi Arabia at World Expo 2025 Osaka
Norman Foster, principal of Foster+Partners and winner of the Pritzker Prize in 1999, leads the London-based architectural firm that has been established for nearly six decades. The firm has designed the Saudi Arabian pavilion for World Expo 2025 in Osaka.
The Saudi pavilion showcases the country’s rich culture through an immersive visitor experience. In its design, Foster+Partners engages all the human senses by incorporating scale, light, sound, and texture.
The play of spatial scale is evident in the varying heights between the different building masses. The blocks between the masses are inspired by the organic forms of traditional Saudi Arabian villages. Cool winds during the summer flow between the pavilion masses. The landscape placement in the front yard helps protect the pavilion from stronger northern winds during cooler months. The use of computational fluid dynamics (CFD) simulations, which analyze temperature, pressure, and airflow, has resulted in a building massing that responds to the climate.
The pavilion aims to evoke the essence of what cities and villages in Saudi Arabia are like. Through the use of audio-visual elements, visitors can connect and interact with the beauty of Saudi Arabia.
In addition to blending Saudi Arabian cultural aspects, Foster+Partners has also incorporated sustainability concepts in its design. The pavilion uses solar power for electricity, rainwater recycling, low-carbon materials, and energy-efficient lighting.
Moreover, the building is designed to meet the highest sustainability standards in Japan and achieve Net Zero Operational Carbon. The WELL design concept has also been integrated to prioritize the health and well-being of users.
Experience the beauty of Saudi Arabia by visiting the Foster+Partners-designed pavilion at World Expo 2025 Osaka from April 13 to October 13, 2025. Along with more pavilions designed by renowned architectural firms such as Shigeru Ban and Nikken Sekkei, join the ARCHINESIA Tour Osaka, which will make World Expo 2025 one of its key destinations. For more information on this tour, visit Instagram @archinesia and @archinesia.event. (loi)
Leave a Reply
Be the First to Comment!