ARCHINESIA Week #7 Bahas Arsitektur di Tengah Ketidakpastian Lewat Tema “Volatility” – ARCHINESIA
Widget Image
 

ARCHINESIA Week #7 Bahas Arsitektur di Tengah Ketidakpastian Lewat Tema “Volatility”

ARCHINESIA Week #7 Bahas Arsitektur di Tengah Ketidakpastian Lewat Tema “Volatility”

ARCHINESIA Week kembali hadir untuk penyelenggaraan ketujuh pada 8–12 Juli 2026 di ICE BSD City, Tangerang, dalam rangkaian IndoBuildTech Part 1. Mengusung tema “Volatility”, ARCHINESIA Week #7 mengajak arsitek dan pelaku industri untuk melihat bagaimana arsitektur merespons dunia yang terus berubah—mulai dari dinamika sosial, budaya, ekonomi, hingga lingkungan.

Melalui tema tersebut, arsitektur dipahami bukan hanya sebagai praktik merancang ruang, tetapi juga sebagai disiplin yang terus beradaptasi terhadap berbagai ketidakpastian. Di tengah perubahan yang berlangsung semakin cepat, arsitektur dituntut mampu menawarkan respons yang kritis, relevan, dan kontekstual terhadap tantangan masa kini.

Selama lima hari penyelenggaraan, ARCHINESIA Week #7 menghadirkan enam program utama yang menjadi ruang belajar, bertukar gagasan, dan memperluas jejaring profesional. Rangkaian diawali dengan ARCHINESIA Academy: Starting an Architecture Firm (8–9 Juli), kelas intensif bagi arsitek muda dan profesional yang membahas pengelolaan biro, relasi dengan klien, pemasaran, hingga media sosial bersama para praktisi berpengalaman.

Pada 9 Juli, ARCHINESIA Round Table Discussion akan mengangkat tema “Volatility in Architecture” melalui forum diskusi tertutup yang menghadirkan enam panelis dari Asia Tenggara dan dipandu oleh dua moderator.

Pada 10 Juli, ARCHINESIA ASEAN Seminar mengangkat tema Volatile & Architecture dengan menghadirkan Alan Tay (Formwerkz, Singapura), Lee Cherng Yih (Formzero, Malaysia), dan Jacob Gatot Surarjo (Arkadia, Indonesia).

Di hari yang sama, ARCHINESIA Master Talk menghadirkan arsitek asal Thailand, Duangrit Bunnag (DBALP), yang akan berbagi pemikiran dan studi kasus mengenai transformasi ruang, konteks urban, serta pendekatan arsitektur dalam menghadapi perubahan. Sesi ini dimoderatori oleh Imelda Akmal.

Sebagai penutup, Forum Arsitektur ARCHINESIA pada 11 Juli 2026 mengangkat tema “Retrofit Commercial Space”. Melalui diskusi bersama Dhanie Syawalia dan Salman Rimaldi (Dhanie & Sal), serta Rafael Arsono dan Margareta Miranti (rafaelmiranti Architects), forum ini akan membahas berbagai pendekatan dalam menghidupkan kembali ruang-ruang komersial yang telah usang agar tetap relevan dengan kebutuhan masa kini.

Selain program diskusi, IMAJIBooks Pop-Up Store turut hadir selama rangkaian acara IndoBuildTech.

Melalui keseluruhan program tersebut, ARCHINESIA Week #7 menjadi ruang bertemunya arsitek, mahasiswa, akademisi, dan publik untuk berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang membentuk praktik arsitektur saat ini sekaligus memperluas perspektif terhadap masa depan profesi.

Ikuti seluruh rangkaian ARCHINESIA Week #7 pada 8–12 Juli 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Informasi lengkap mengenai jadwal, pembicara, dan pendaftaran dapat diikuti melalui media sosial dan kanal resmi ARCHINESIA.

Written by

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar