Infinity Village

[English text below] Infinity Village merupakan pengembangan kantor berkelanjutan yang berlokasi sekitar 40 kilometer dari pusat kota Hanoi. Proyek ini berada di kawasan teknologi yang dikenal sebagai Silicon Valley di Vietnam Utara. Infinity Village menjadi bagian dari rangkaian proyek berkelanjutan yang dikembangkan sejak 2007 oleh G8A.
Infinity Village dirancang dengan pendekatan horizontal agar pertumbuhan ruang dapat berlangsung lebih fleksibel dan berkelanjutan. Kompleks bangunan disusun sebagai rangkaian “distrik” yang mengelilingi taman pusat. Susunan tersebut menciptakan hubungan yang lebih dekat antara ruang kerja dan lanskap hijau di sekitarnya. Pendekatan ini juga menghadirkan lingkungan kerja yang lebih terbuka, terhubung, dan mudah beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan perusahaan teknologi.
Massa bangunan didesain untuk menciptakan ruang antara (in-between space) yang responsif terhadap iklim panas tropis. Koridor luar yang berulang digunakan sebagai akses sekunder sekaligus ruang komunal yang teduh dan sejuk. Strategi ini membantu sirkulasi udara alami mengalir lebih optimal. Area tersebut juga menjadi ruang interaksi informal bagi para penggunanya.

Secara bentuk, bangunan memiliki proporsi horizontal dengan skala yang tetap rendah dibandingkan dengan lingkungannya. Massanya tersusun dari dua cincin asimetris yang saling mengunci. Fungsi inti bangunan ditempatkan di bagian dalam untuk menghasilkan organisasi ruang yang lebih efisien. Pendekatan ini membentuk karakter arsitektur yang menyerupai pepohonan. Bagian eksterior bangunan dibuat terangkat dengan fasad kurvilinear yang mengalir. Garis-garis koridor pada tiap lantai membentuk profil melengkung yang memperkuat hubungan visual dengan taman dan lanskap di sekitarnya.
Pada lantai dasar, fungsi publik ditempatkan dalam area “cloud yard”. Area ini dinaungi oleh struktur bangunan berskala besar dan berpori. Konsep tersebut menghasilkan denah tipikal yang lebih optimal dengan mengurangi area inti bangunan yang tidak produktif. Ruang kerja pun dapat diatur lebih fleksibel sesuai kebutuhan perusahaan perangkat lunak yang membutuhkan tingkat privasi dan kerahasiaan tinggi. Tata ruangnya juga memungkinkan perubahan mengikuti perkembangan bisnis yang terus bergerak dinamis.
Infinity Village tidak hanya dirancang sebagai tempat bekerja, tetapi juga sebagai lingkungan yang mampu tumbuh dan beradaptasi bersama penggunanya. Hubungan antara arsitektur, lanskap, dan aktivitas manusia dirancang untuk menyatu melalui sirkulasi yang terhubung dengan taman serta bentuk bangunan yang berpori. Pengalaman ruang yang tercipta membuat batas antara interior dan eksterior terasa semakin samar. Dengan morfologi rendah dan pendekatan yang responsif terhadap iklim, proyek ini menawarkan alternatif baru bagi tipologi kantor kontemporer yang lebih fleksibel, manusiawi, dan berkelanjutan. (oda/uci)
Infinity Village

Infinity Village is a sustainable office development located approximately 40 kilometers from the center of Hanoi. The project sits within a technology district often referred to as Northern Vietnam’s Silicon Valley. It is part of a series of sustainable developments initiated in 2007 by G8A.
The project adopts a horizontal approach that allows the complex to grow more flexibly and sustainably. The buildings are organized as a series of “districts” surrounding a central garden. This arrangement creates a closer relationship between the working environment and the surrounding greenery. It also encourages a more open and connected workplace that can adapt to the changing needs of technology companies.
The building mass is designed to create in-between spaces that respond to the hot tropical climate. Repetitive outdoor corridors function as secondary circulation while also serving as shaded communal spaces. This strategy improves natural airflow throughout the complex and provides informal gathering areas for its users.

In terms of form, the building maintains a low-rise horizontal proportion that responds sensitively to its surroundings. Its mass is composed of two interlocking asymmetric rings. The building core is positioned toward the interior to create a more efficient spatial organization. This approach gives the architecture a tree-like character. Elevated exterior elements and flowing curvilinear façades further reinforce this expression. The layered corridor lines on each floor create soft curved profiles that strengthen the visual connection to the gardens and surrounding landscape.
At ground level, public functions are placed within a “cloud yard” sheltered beneath the large porous structure of the building. This concept produces a more efficient typical floor plan by reducing unproductive core areas. As a result, the workspaces can be configured more flexibly to accommodate software companies that require high levels of privacy and confidentiality. The spatial arrangement also allows the offices to evolve alongside changing business demands.
Infinity Village is designed not only as a workplace, but also as an environment that can grow and adapt together with its users. The relationship between architecture, landscape, and human activity is integrated through garden-connected circulation and porous building forms. These spatial qualities blur the boundary between interior and exterior spaces. With its low-rise morphology and climate-responsive approach, the project presents an alternative vision for contemporary office architecture that is more flexible, humane, and sustainable.
Architectural Design: G8A
Name of Project: Infinity Village
Location: Hanoi, Vietnam
Client: FPT Software Company
Site Area: 44,000 sqm.
Surface: 36,000 sqm.
Period: 2017 – 2025


Leave a Reply
Be the First to Comment!