[English text below] Airmas Asri didirikan tahun 1988 di Jakarta. Biro yang bergerak di ranah arsitektur, lanskap, dan interior ini telah mengerjakan banyak proyek berskala besar, baik nasional maupun internasional. Di antaranya adalah Muscat Grand Mall New Wings (Phase III) Oman, The Pakubuwono Spring Jakarta, Talavera Office Park di Jakarta, dan Salalah Grand Mall Muscat, Oman. Dalam berkarya, Airmas Asri memiliki filosofi bahwa arsitektur tidak sekedar membuat bangunan indah, tetapi juga membuat lingkungan fisik yang bermanfaat serta memberi nilai tambah baik bagi pengguna dan lingkungannya.
Sejumlah kemenangan atas sayembara desain pernah diraih oleh Airmas Asri, antara lain pada Kompetisi Desain Arsitektur Transport Hub Kawasan Dukuh Atas (2018), Design Competition Awards 2016 (Gudang Garam Learning Center–Yogyakarta), Kompetisi Desain Arsitektur Bank Mandiri cabang Daan Mogot (2016) dan cabang Medan (2015). Airmas Asri juga juga kerap menerima penghargaan, seperti masuk dalam TOP 10 Architect Awards dari BCI Asia (2005-2018), mendapatkan penghargaan Green Good Design Award – The Chicago Athenaeum/Europe – Museum of Architecture & Design (2012), dan IAI Awards 2015.
Airmas Asri pernah menerbitkan buku monograf yang ditulis oleh IAAW Studio dan diterbitkan oleh IMAJI. Karyanya Hotel Ananta Legian juga dipublikasikan dalam ARCHINESIA Bookgazine #2.

Hotel Ananta Legian, Legian


Muscat Grand Mall, Oman

Satrio Tower, Jakarta
Jusuf Setiadi lahir pada tahun 1951. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana arsitektur di Universitas Indonesia (1981), Ia memulai karier di PT Ideco Utama hingga 1982, berlanjut di PT Encona Engineering Inc hingga 1988 dan turut mendirikan Airmas Asri. Ia juga aktif sebagai anggota Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) DKI Jakarta sejak 2014.
Ardi Jahya, lulusan Institut Teknologi Bandung (1988) ini lahir pada tahun 1964. Ia mengawali karier di Japan International Architect Corporation Agency sebelum bergabung dengan Airmas Asri sejak tahun 1989.
Suryono Kurnianto, lahir di Solo tahun 1954, dan menyelesaikan pendidikan arsitektur di University of Applied Sciences, Dusseldorf, Jerman tahun 1981. Karier yang diawali dengan bekerja di Architectural Office of Designer Assistant Adolf Borries, Dusseldorf (1982- 1983), dilanjutkan dengan bekerja di Encona Engineering (1984 – 1988). Ia kemudian bergabung di Airmas Asri pada 1989.
E. Ary Witjaksono lahir di Cepu pada tahun 1969 dan menyelesaikan pendidikan arsitektur di Universitas Diponegoro, Semarang pada tahun 1994. Sebelum bergabung dengan Airmas Asri pada tahun 1995, Ia pernah bekerja di Win Perencana (1993- 1994) dan Dasa Purba Loka (1993- 1994).
Established in Jakarta, 1988, Airmas Asri is engaged in architecture, landscape, and interior. The firm has worked on many large-scale projects, both nationally and internationally. These include the Muscat Grand Mall, New Wings (Phase III), Oman, The Pakubuwono Spring, Jakarta, Talavera Office Park, Jakarta, and Salalah Grand Mall Muscat, Oman. For Airmas Asri, architecture is not just creating beautiful design, but also creating useful built environment and providing added value for both its users and environment.
A number of awards from several design competitions have been achieved by Airmas Asri, among others are at Dukuh Atas Transport Hub Architecture Design Competition (2018), Yogyakarta Gudang Garam Learning Center Design Competition Awards (2016), Bank Mandiri Architectural Design Competition for Daan Mogot (2016) and Medan Branch (2015). Airmas Asri is also often acknowledged with awards, such as the TOP 10 Architect Awards from BCI Asia (2005- 2018), Green Good Design Award – The Chicago Athenaeum / Europe – Museum of Architecture & Design (2012), and IAI Awards 2015.
Airmas Asri released a monograph written by IAAW Studio and published by IMAJI Publishing. One of their project, Hotel Ananta Legian was featured in ARCHINESIA #12.
Jusuf Setiadi was born in 1951. After completing his bachelor’s degree in Architecture at the University of Indonesia (1981), he began his career at Ideco Utama until 1982. He then worked at Encona Engineering Inc. until 1988 prior to joining Airmas Asri. Beside that, he was also being active as a member of the Building Construction Expert Team (TABG) of DKI Jakarta since 2014.
Ardi Jahya, a graduate of Bandung Institute of Technology (1988), was born in 1964. He began his career at Japan International Architect Corporation Agency before joining Airmas Asri in 1989.
Suryono Kurnianto, born in Solo in 1954, and completed his Architectural Studies at the University of Applied Sciences, Dusseldorf, Germany in 1981. He started his career journey by working at Architectural Office of Designer Assistant Adolf Borries, Dusseldorf (1982-1983), followed by working at Encona Engineering Inc. (1984 – 1988). He then joined Airmas Asri in 1989.
E. Ary Witjaksono was born in Cepu 1969 and completed Architectural Studies at Diponegoro University, Semarang in 1994. Prior to joining Airmas Asri in 1995, he had worked at Win Perencana (1993-1994) and Dasa Purba Loka ( 1993-1994).
Airmas Asri
Category: Architect
Location: Jakarta
Website: http://airmasasri.com/
Founded: 1988