Serene House – ARCHINESIA
Widget Image

Serene House

Serene House hadir sebagai hunian masa pensiun yang dirancang untuk menghadirkan ketenangan dalam keseharian. Berlokasi di kawasan Puri, rumah ini dirancang bagi lansia dengan mempertimbangkan ritme hidup yang lebih perlahan, menghadirkan ruang-ruang yang mendukung aktivitas beristirahat, menikmati lingkungan sekitar, serta berinteraksi dengan alam secara lebih dekat.

Strategi desain berpusat pada hubungan antara ruang dalam dan ruang luar. Taman, courtyard, dan veranda transisi ditempatkan sebagai elemen utama yang mengikat seluruh komposisi ruang. Kehadiran courtyard tidak hanya menjadi sumber pencahayaan alami, tetapi juga berfungsi sebagai pengatur sirkulasi udara yang membantu menciptakan kenyamanan termal secara pasif. Tata ruang yang terbuka memungkinkan keterhubungan visual antarruang tetap terjaga, sekaligus menyediakan area-area yang lebih privat bagi penghuninya.

Pada interior, kualitas ruang dibangun melalui pemanfaatan cahaya alami, ventilasi silang, dan penggunaan material bertekstur alami. Bukaan berukuran besar mengarahkan pandangan ke area hijau di sekeliling rumah, sementara layar rotan anyaman berfungsi sebagai lapisan penyaring cahaya yang menghasilkan bayangan dinamis sepanjang hari. Material kayu mendominasi berbagai elemen interior, mulai dari lantai, plafon, hingga furnitur terintegrasi, menghadirkan suasana hangat yang dekat dengan keseharian penghuni. Kehadiran batu alam menjadi penyeimbang yang memberikan kesan kokoh sekaligus memperkuat karakter tropis bangunan.

Pemilihan material turut membentuk ekspresi arsitektur rumah. Granit dan batu andesit digunakan pada bagian dasar bangunan untuk menegaskan kesan solid dan membumi, sementara struktur kayu pada bagian atas menghadirkan ekspresi yang lebih ringan. Di sisi lain, pelapis rotan pada fasad berperan sebagai perangkat pasif yang membantu mereduksi panas matahari barat sekaligus melembutkan kualitas cahaya yang masuk ke dalam ruang.

Melalui pendekatan tersebut, Serene House tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai lingkungan hidup yang mendukung proses penuaan secara nyaman. Arsitektur bekerja melalui elemen-elemen sederhana—cahaya, udara, material, dan vegetasi—untuk membentuk pengalaman ruang yang tenang, memungkinkan penghuni menjalani keseharian dengan ritme yang lebih selaras dengan alam dan waktu.


 

Serene House

Nestled within the residential neighborhood of Puri, The Serene House is conceived as a retirement home that prioritizes comfort, calmness, and a close relationship with nature. Designed for elderly living, the house responds to a slower pace of life through spaces that support rest, contemplation, and everyday activities within a tropical environment.

The design is organized around a series of gardens, courtyards, and transitional verandas that establish a gradual relationship between indoor and outdoor spaces. Acting as the environmental core of the house, the courtyards introduce natural daylight and facilitate cross-ventilation, helping to maintain thermal comfort throughout the day. The spatial arrangement emphasizes clarity and continuity, allowing visual connections between spaces while accommodating varying degrees of privacy.

Natural light, airflow, and materiality play a significant role in shaping the interior atmosphere. Large openings frame views toward the surrounding greenery, while woven rattan screens filter incoming sunlight and reduce glare. Wood is applied extensively across floors, ceilings, and built-in furniture, bringing warmth and tactile richness to the living spaces. In contrast, stone surfaces provide a sense of solidity, creating a balanced material palette that reinforces the house’s tropical character. Semi-outdoor rooms and shaded verandas extend the living areas beyond enclosed spaces, encouraging daily activities to take place closer to the landscape.

The material strategy further articulates the architectural expression of the house. Granite and andesite form a robust base that anchors the building to the site, while lighter timber structures above create a contrasting sense of lightness. Rattan cladding functions as a passive shading device, mitigating heat gain from the western sun and softening the quality of daylight entering the interior.

Rather than relying on formal gestures, The Serene House focuses on environmental responsiveness and spatial comfort. Through the integration of natural ventilation, daylight, vegetation, and locally familiar materials, the project offers a living environment that supports aging in place while maintaining a strong connection to the tropical context.


 

Architecture Firm: Gohte Architects
Design Principal(s): Andrew Gohte
Design Team: Abiel Kristianto, Debora Justianti Tan, Althea Adelltrudis, Muhammad Ryan

Name of Project: Serene House
Location: West Jakarta, Indonesia
Site Area: 484 sqm.
Floor Area: 1,692 sqm.

Photographer: Mario Wibowo

PRODUCT SOURCES
Facade Cladding: Solid Wood Ulin, Travertine, Andesite
Flooring: Marble Stone
Doors: Engineered oak wood door
Windows: Aluminium windows
Interior furniture: Plywood with HPL & Veneer


 

Written by

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
background color : #CCCC
X