Kolaborasi untuk Kota Berkelanjutan di Tengah Urbanisasi – ARCHINESIA
Widget Image
 

Kolaborasi untuk Kota Berkelanjutan di Tengah Urbanisasi

Kolaborasi untuk Kota Berkelanjutan di Tengah Urbanisasi

Presented by Diana Kusumastuti from Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), at ARCH: ID 2026 International Conference “Urban Forum” in ICE BSD; Thursday, April 23, 2026

Dalam beberapa dekade ke depan, urbanisasi akan menjadi tantangan kompleks bagi pembangunan kota di Indonesia. Terlebih, laju konversi ruang hijau yang semakin cepat menjadi “hutan beton” turut meningkatkan ancaman terhadap kelayakan hidup di kawasan perkotaan. Salah satu ancaman nyata adalah alih fungsi area sempadan sungai menjadi kawasan permukiman.

Perubahan ini tidak hanya mengurangi kapasitas sungai dalam menampung limpasan air, tetapi juga meningkatkan risiko bencana ketika debit air meluap, terutama bagi penduduk di sekitarnya. Di sinilah peran arsitek dan perencana kota menjadi krusial. Keberlangsungan dan kualitas hidup masyarakat perkotaan perlu dijaga melalui strategi pembangunan berbasis green building.

Pendekatan ini tidak sekadar menciptakan bangunan atau kawasan yang tampak hijau secara visual, melainkan juga mendorong partisipasi masyarakat dalam merawat kelestarian lingkungannya. Perencanaan kota idealnya tidak hanya menyelesaikan persoalan melalui intervensi teknologi, tetapi juga mampu membangun kesadaran serta budaya komunal.

Menurut Diana Kusumastuti, yang telah berkecimpung di Kementerian PUPR selama lebih dari 30 tahun, pembangunan perkotaan bukan sekadar soal infrastruktur fisik. Ia juga menyentuh aspek budaya, kesehatan, olahraga, hingga diplomasi antarnegara. Oleh karena itu, kolaborasi lintas pihak menjadi kunci untuk membangun bangsa—tidak hanya untuk hari ini, tetapi juga bagi generasi yang akan datang. (oda/uci)

 

Written by

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
background color : #CCCC
X