GAFA 2025 dan IndoBuildTech Part 2: Kolaborasi Global untuk Masa Depan Konstruksi Asia Tenggara
Dua ajang pameran besar industri konstruksi dan arsitektur—Indonesia Building Technology (IndoBuildTech) Part 2 dan Glasstech Asia Fenestration Asia (GAFA) 2025—resmi diselenggarakan pada 6–9 November 2025.

Bertempat di Hall 5 ICE BSD City, GAFA 2025 menyoroti perkembangan terbaru dalam teknologi smart glass dan fasad hemat energi. Pameran ini menghadirkan berbagai program menarik seperti Asia Façade & Glass Conference, Innovation Pitching Forum, Future Arcologies – Facade Design Competition, serta Glazing Competition. Ajang berskala internasional ini diikuti oleh peserta dari sembilan negara—China, Taiwan, Italia, Jepang, Malaysia, Jerman, Singapura, Spanyol, dan Korea Selatan—yang tampil dalam paviliun khusus masing-masing negara.
Sementara itu, IndoBuildTech Part 2 yang digelar di Hall 6–7 ICE BSD menampilkan lebih dari 150 exhibitor dari dalam dan luar negeri. Sektor yang dihadirkan mencakup bahan bangunan dan konstruksi, teknologi surya dan HVACR, Intelligent Building dan Digital Architecture, interior, hingga kemarik. Pameran ini menjadi ruang kolaboratif bagi para pelaku industri bahan bangunan, konstruksi, dan arsitektur untuk mewujudkan infrastruktur yang andal sekaligus berkelanjutan.

Penyelenggaraan kedua pameran ini membuka peluang besar bagi kemajuan industri konstruksi yang didorong oleh inovasi teknologi cerdas. Keduanya menjadi langkah nyata menuju arsitektur masa depan yang lebih efisien dan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.
Upacara pembukaan diresmikan oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Diana Kusumastuti. Sejumlah tokoh turut hadir memberikan sambutan, di antaranya Darma Putra Narjadin (AKLP), Pay Yap (Singapore Glass Association), Michael Wilton (MMI Asia Pte. Ltd.), dan Rafidi Iqra Muhamad (PT. Debindo Global Expo).

Leave a Reply
Be the First to Comment!