Mega Mat

[English text below] MVRDV menghadirkan Mega Mat di Bangkok Design Week 2025 sebagai instalasi temporer yang menggabungkan desain, ruang publik, dan isu pengelolaan limbah plastik. Berlokasi di Lan Khon Mueang Town Square, di depan Balai Kota Bangkok, instalasi seluas 860 meter persegi ini mengubah alun-alun menjadi ruang berkumpul sekaligus medium penyampaian informasi lingkungan.
Mega Mat terdiri atas 532 lembar sua mat, tikar anyaman tradisional Thailand yang biasa digunakan sebagai alas duduk. Setiap tikar dibuat dari kantong plastik bekas beras yang didaur ulang dan dianyam oleh produsen lokal Rukchart Mats. Ketika disusun berdampingan, elemen-elemen modular ini membentuk hamparan tikar raksasa yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk duduk, beristirahat, dan berinteraksi.

Kekuatan desain Mega Mat terletak pada penggunaan warna sebagai bahasa visual. Susunan pita konsentris berwarna hijau, kuning, jingga, dan merah membentuk infografik yang menggambarkan pengelolaan dua juta ton limbah plastik yang dihasilkan Thailand setiap tahun. MVRDV menerjemahkannya menjadi komposisi yang menyatu dengan permukaan ruang publik. Bidang hijau di bagian tengah menunjukkan proporsi plastik yang didaur ulang. Lingkaran kuning merepresentasikan limbah yang tidak terkumpul. Sementara itu, pita jingga dan merah menggambarkan limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, masing-masing dengan sistem sanitasi dan tanpa perlindungan memadai terhadap pencemaran tanah. Palet warnanya juga merujuk pada pola tradisional Thailand, menghubungkan isu lingkungan dengan identitas lokal.
Di tengah lanskap Bangkok yang didominasi permukaan keras, Mega Mat menawarkan pengalaman ruang yang lebih lunak dan informal. Pengunjung dapat melepas alas kaki, duduk santai, dan berinteraksi di atas hamparan tikar. Salah satu sudutnya diangkat untuk membentuk area bernaung sekaligus ruang pamer tentang limbah plastik dan daur ulang. Bentuk lengkung pada bagian ini terinspirasi dari atap Wat Suthat Thepwararam, kuil yang berada di dekat alun-alun.
Strategi desain Mega Mat juga mempertimbangkan siklus hidup material setelah instalasi berakhir. Sistem modularnya memungkinkan setiap tikar dibongkar dan digunakan kembali. Setelah Bangkok Design Week, tikar-tikar tersebut dapat dimanfaatkan untuk pameran desain berkelanjutan, diolah menjadi produk seperti tas, atau disumbangkan kepada kuil-kuil lokal.

Mega Mat
MVRDV unveiled Mega Mat at Bangkok Design Week 2025, presenting a temporary installation that brings together design, public space, and the issue of plastic waste management. Located at Lan Khon Mueang Town Square, in front of Bangkok City Hall, the 860-square-metre installation transforms the square into a gathering place and a platform for environmental awareness.
Mega Mat consists of 532 sua mats, traditional Thai woven mats commonly used for sitting. Each mat is made from recycled plastic rice bags, processed and woven by local manufacturer Rukchart Mats. Arranged side by side, the modular elements form an oversized mat for the city, inviting visitors to sit, rest, and interact.

Colour plays a central role in the installation’s design. Concentric bands of green, yellow, orange, and red form a large-scale infographic illustrating how Thailand manages the two million tonnes of plastic waste it generates each year. MVRDV integrates it directly into the surface of the public space. The green rectangles at the centre represent the proportion of plastic waste that is recycled, while the surrounding yellow band indicates waste that goes uncollected. The orange and red bands represent waste sent to landfills, distinguishing between sanitary facilities and those lacking adequate safeguards against soil pollution. The colour palette also draws on traditional Thai patterns, connecting a contemporary environmental issue with local cultural identity.
Against Bangkok’s predominantly hard urban surfaces, Mega Mat introduces a softer, more informal public realm. Visitors can take off their shoes, relax on the mats, and spend time together. One corner of the installation is raised to create a sheltered exhibition area dedicated to plastic waste and recycling. Its sweeping form takes inspiration from the curved roof of Wat Suthat Thepwararam, a nearby temple, linking the installation to its architectural surroundings.
The design also considers the materials’ life beyond the installation’s temporary presence. Thanks to its modular construction, the mats can be easily dismantled and reused. Following Bangkok Design Week, they can be repurposed for sustainable design exhibitions, upcycled into products such as bags, or donated to local temples.

Architecture Firm: MVRDV
Design Principal(s): Winy Maas
Design Team: Sanne van der Burg, Sredej Bunnag, Americo Iannazzone, Zhijia Xiong, Jiani You, Dimitrios Kogkalidis, Sen Yang, Miruna Dunu, Marcela Tamez Cabello
Name of Project: Mega Mat
Location: Bangkok, Thailand
Owner: Creative Economic Agency, Thailand
Design Period: 2024-2025
Construction Period: 2024-2025
Site Area: 875 sqm.
Floor Area: 875 sqm.
Contractor: D-63
Lighting: FOS Lighting Design Studio
Photographer: DOF Sky Ground
PRODUCT SOURCES
Exhibition Collaboration: MORE
Recycled mats: Rukchat, Recycled Rubber
Substrate: Patex


Leave a Reply
Be the First to Comment!