Art Jakarta 2025: Membuka Ruang Dialog Seni Lintas Negara

Art Jakarta 2025 kembali hadir pada 3-5 Oktober 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara. Sebagai salah satu forum seni internasional terkemuka, pameran tahun ini menampilkan berbagai karya dari 75 galeri dari seluruh dunia. Kolaborasi dengan berbagai pihak pendukung juga dilakukan untuk menghadirkan karya seni yang relevan di ruang publik.
Pada acara Media Gathering yang diadakan 9 September 2025 di Artotel Suites Mangkuluhur, Enin Supriyanto, selaku Artistic Director Art Jakarta, mengundang para lead partners untuk berbagi filosofi di balik karya kolaborasi mereka dengan para seniman. Salah satu karya yang dipamerkan adalah “Portrait of Possibilities” dari Agus Suwage yang berkolaborasi dengan Bibit–merefleksikan setiap keputusan sebagai potret perjalanan hidup. Ada juga karya “Reserve of Care” oleh Azizi Al Majid dan Nuri Fatimah bersama Treasury, yang menekankan nilai-nilai sebagai warisan. Sementara itu, myBCA berkolaborasi dengan Muklay untuk merayakan optimisme melalui penggunaan warna-warna cerah. Menariknya, salah satu lead partners, yaitu Julius Bar turut meramaikan pameran dan berkolaborasi dengan seniman Indonesia, Eddie Hara yang tinggal dan bekerja di Swiss selama beberapa tahun.
Art Jakarta 2025 turut menyediakan wadah bagi komunitas seni rupa untuk menampilkan karya mereka melalui Art Jakarta ‘Scene’, sebuah platform yang bertujuan memberikan eksposur dan apresiasi kepada para pelaku seni. Selain itu, Art Jakarta ‘Spot’ akan menghadirkan instalasi seni berskala besar dari beberapa seniman di berbagai titik area pameran.
Enin Supriyanto menambahkan, Art Jakarta akan menjalin kolaborasi dengan institusi seni lokal dan internasional melalui program Art Jakarta X (AJX). Mengusung tema ‘Art Jakarta Papers’, pameran AJX akan menyoroti medium kertas dalam seni kontemporer dan dijadwalkan berlangsung pada 6-8 Februari 2026 di City Hall, PIM 3. (afm)
Leave a Reply
Be the First to Comment!