[English text below] Asia Raya Studio adalah biro arsitektur berbasis di Pontianak yang didirikan pada tahun 2010 oleh M. Ridha Alhamdani dan Dian Perwita Sari. Karyanya adalah seputar arsitektur dan urban design, termasuk di antaranya membantu beberapa konsultan untuk proyek pemerintah dan swasta, seperti Aning House di Pontianak, Stadion Kayong Utara, Kayong Utara, dan Mempawah Convention Center di Mempawah, serta Penataan Kawasan Tepian Sungai Kapuas Pontianak. Beberapa karyakaryanya juga mendapat penghargaan, salah satunya dari Citation Award FuturArc 2012 dan Pemenang II Sayembara Museum Pacitan (2014).



Penataan Kawasan Tepian Sungai Kapuas, Pontianak
M. Ridha Alhamdani lahir di Ketapang, Kalimantan Barat, pada tahun 1979, dan lulus dari Institut Teknologi Nasional Malang pada 2002. Kemudian, di tahun 2008, ia melanjutkan studi masternya di Universitas Gadjah Mada. Sebelum mendirikan Asia Raya Studio di tahun yang sama, ia bekerja dengan Global Rancang Selaras (GRS). Selain berarsitektur, ia juga mengajar di Program Studi Arsitektur Universitas Tanjungpura, Pontianak. Beberapa publikasinya antara lain Buku Arsitektur Rumah Sakit (2010) dan Buku Arsitektur Fasilitas Pendidikan (2012). Ia juga melakukan Studi Evaluasi Pasca Huni (EPH) di beberapa rumah sakit antara lain RS Kharitas Bhakti (2016), RSUD Sambas (2017), dan RSUD Dr. Rubini Mempawah (2018).
Lahir di Pontianak pada 1985, Dian Perwita Sari meraih gelar A.Md dari Teknik Sipil dan Perencanaan dalam Program Studi Arsitektur di Politeknik Negeri Pontianak di tahun 2006, ia melanjutkan pendidikan sarjana di Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, tahun 2010. Pada tahun 2014, ia meraih gelar Master of Science dari jurusan dan universitas yang sama. Hingga saat ini, Dian Perwita Sari juga aktif menjadi pengajar di Politeknik Negeri Pontianak. Beberapa hasil risetnya sudah dipublikasikan di acara seminar yang diikutinya antara lain di International Conference on Indonesian Architecture Planning “Space for the Next Generation”, Yogyakarta (2014), Konsep Smart Growth, Compact City dan “Retrofitting” sebagai Solusi Urban Sprawl di Kota-Kota Besar di Indonesia: Kasus Pusat Kota dan Pinggiran Kota di Yogyakarta (2013), dan Architecture of Japan Metabolism (2014).
The Pontianak based architecture firm, Asia Raya Studio, was established in 2010 by M. Ridha Alhamdani and Dian Perwita Sari. They work on architecture and urban design projects for government and private sectors in collaboration with other firms. Some of the firm’s works are Aning House in Pontianak, Stadion Kayong Utara in North Kayong, Mempawah Convention Center in Mempawah, and Kapuas Riverfront Master Plan in Pontianak. The firm has been bestowed with prestigious awards include Citation Award FuturArc 2012 and 2nd Prize at Sayembara Museum Pacitan (2014).


Mempawah Convention Center
M. Ridha Alhamdani was born in Ketapang, West Kalimantan in 1979 and graduated from the National Institute of Technology in Malang in 2002. He then pursued his master’s program at Gadjah Mada University in 2008. Prior to establishing Asia Raya Studio in the same year, he worked at Global Rancang Selaras (GRS). Asides from practicing in architecture, he is a lecturer at the Department of Architecture Tanjungpura University, Pontianak. Some of his published books are Arsitektur Rumah Sakit (2010) and Arsitektur Fasilitas Pendidikan (2012). He also did research of Post-Living Study in several hospitals, such as Kharitas Bhakti Hospital (2016), RSUD Sambas (2017), and RSUD Dr. Rubini Mempawah (2018).
Born in Pontianak, 1985, Dian Perwita Sari. She holds an A.Md for Civil and Design Engineering in Architectural Study from Pontianak State Polytechnic in 2006. Later, in 2010, she obtained her bachelor’s degree from Architecture and Planning Department at Gadjah Mada University, Yogyakarta. In 2014, she received her Master of Science from the same university. Until now, she has been an active lecturer at Pontianak State Polytechnic. Some of her researches that are published in International Conferences on Indonesian Architecture Planning are “Space for the Next Generation”, Yogyakarta (2014), Smart Growth, Compact City, and “Retrofitting” Concept as A Solution for Indonesia’s Big Cities: Study Case of Yogyakarta’s Urban and Rural Area (2013) and Architecture of Japan Metabolism (2014).
Asia Raya Studio
Category: Architect
Location: Pontianak, West Kalimantan
Website: https://studioasiaraya.com/
Founded: 2010