Two Indonesian Architects’ Project Become a Shortlisted at Aga Khan Award 2019 – ARCHINESIA
Widget Image
 

Two Indonesian Architects’ Project Become a Shortlisted at Aga Khan Award 2019

Two Indonesian Architects’ Project Become a Shortlisted at Aga Khan Award 2019

(Bahasa text below) Two Indonesian architects’ project become a shortlisted at Aga Khan Award 2019, namely Taman Bima Microlibrary Bandung by SHAU Architects and AM Residence in Jakarta, designed by andramatin. Aga Khan Award for Architecture is a prestigious architectural prize established by Aga Khan IV in 1977. They have announced 20 shortlisted-projects that will be visited and evaluated by the experts, on April 25, 2019.

Taman Bima Microlibrary Bandung located in open square between middle-class housing and a kampong. This project is a prototype environmentally-friendly and low-cost library series that will establish in other regions in Indonesia. The microlibrary aims to help to decrease the illiterate number and increasing the literacy rates in Indonesia. SHAU Architects use steel and concrete for the structure, also 2.000 recycled ice-cream buckets as its building façade. This material is arranged in an ‘open’ and ‘close’ position that can help the daylight exposure and cross ventilation in the building.

 

Another project is AM Residences owned by Andra Matin. This dwelling consists of three floors and a rooftop, with a ramp as its main circulation. In designing this project, Andra Matin only used two materials. There are concrete and ironwood. This residence was inspired by Indonesian vernacular stage houses and very attentive to the fall of light and natural ventilation in the building. These are can create a different space experience for the owner or the building’ users. Besides that, the existence of wide-green yard could make AM Residence more comfortable.

Others selected projects are from Beijing-China, Muscat-Oman, Doha-Qatar, Dubai and Shrajah-United Arab Emirates, as well as some countries in Asia, Africa, and Europe. [uci]

Dua karya arsitek Indonesia berhasil masuk sebagai nominasi Aga Khan Award 2019, yaitu Taman Bima Microlibrary Bandung karya SHAU Architects dan AM Residence di Jakarta yang didesain oleh andramatin. Aga Khan Award merupakan salah satu penghargaan bergengsi arsitektur yang didirikan oleh Aga Khan IV pada tahun 1977. Mereka telah mengumumka 20 proyek arsitektur terpilih yang akan dikunjungi dan dievaluasi oleh para juri, pada 25 April 2019.

Taman Bima Microlibrary Bandung berlokasi di sebuah taman terbuka diantara perumahan dan perkampungan. Proyek ini merupakan sebuah prototipe perpustakaan ramah lingkungan dan murah yang akan didirikan di daerah lain di Indonesia. Microlibrary bertujuan untuk membantu mengurangi tingkat buta huruf dan meningkatkan minat baca di Indonesia. SHAU Architects mendesain bangunan ini dengan struktur baja dan beton, serta menggunakan 2.000 ember es krim yang didaur ulang sebagai fasadnya. Material tersebut ditata dengan posisi ‘terbuka’ dan ‘tertutup’ yang dapat membantu pencahayaan pada siang hari dan sebagai ventilasi silang.

Proyek lainnya yaitu AM Residence milik Andra Matin. Rumah tinggal ini terdiri dari tiga lantai dan rooftop, dengan sirkulasi utama berupa ramp. Dalam mendesain project ini, Andra Matin hanya menggunakan dua jenis material, yaitu beton dan kayu ulin bekas. Rumah tinggal ini didesain terinspirasi dari rumah panggung vernakular Indonesia dan sangat memerhatikan jatuhnya cahaya pada bangunan serta adanya ventilasi alami. Hal tersebut yang kemudian dapat menciptakan sebuah pengalaman ruang tersendiri bagi si pemilik rumah. Selain itu, adanya taman rumput yang luas dapat menambah kesan adem area AM Residence ini.

Project lainnya yang juga terpilih berasal dari Beijing-China, Muscat-Oman, Doha-Qatar, Dubai dan Sharjah-Arab, serta beberapa negara lainnya di benua Asia, Afrika, dan Eropa. [uci]

Written by

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
background color : #CCCC
X