Sarinah’s Transformation: A New Ecosystem for Local Indonesian Product – ARCHINESIA
Widget Image
 

Sarinah’s Transformation: A New Ecosystem for Local Indonesian Product

Sarinah’s Transformation: A New Ecosystem for Local Indonesian Product

[Bahasa text below] Sarinah is the first department store as well as the first skyscraper in Indonesia. Coinciding with its 58th anniversary, Sarinah officially renovated and transformed into a public space with the concept of a community mall. Not only that, but this legendary brand will also be brought up to be more modern and stand with local Indonesian products.

The inauguration ceremony of Sarinah transformation was attended by Erick Thohir (Minister of State-Owned Enterprises), Fetty Kwartati as President Director of PT Sarinah, and Agung Budi Waskito as President Director of PT Wijaya Karya. Then it was followed by a discussion with Sancaya Rini, Handoko Hendroyono, also Ade Putri Paramadita. It was moderated by Ermiel Thabrani and talked about the potential for Sarinah’s transformation which is planned to be inaugurated on August 17, 2021.

The Sarinah renovation will certainly not destroy the cultural heritage building, considering that this building has been proposed as a cultural heritage building since 2006. Even in the process, it has also received a recommendation from the DKI Jakarta Restoration Session Team (TSP). Later there will be a reflection pond to bring back Sarinah’s history. Also, there will be an amphitheater and a Sarinah museum.

The changes made are not only physical, but there will also be other transformations, as stated by Fetty Kwartati. Some of them are the transformation of human capital, products/tenants, branding, and business concepts. Erick Thohir also added in his short speech that this journey was not only a transformation but also a collaboration. The synergy with 8 BUMNs, as well as the private sector and other parties are expected to have a positive impact on local Indonesian products.

Therefore, through this transformation, it is hoped that Sarinah can become a strong ecosystem for local products, as well as a window for the creative industry in Indonesia.

 

(Article by Fauziah Prabarini)

Sarinah adalah pusat perbelanjaan sekaligus gedung pencakar langit pertama di Indonesia. Bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-58, Sarinah resmi akan direnovasi dan bertransformasi menjadi ruang publik dengan konsep community mall. Tidak hanya itu, brand legendaris ini pun akan dibawa menjadi lebih kekinian dan berpihak pada produk-produk lokal Indonesia.

Acara pencanangan perdana transformasi Sarinah dihadiri oleh Erick Thohir (Menteri Badan Usaha Milik Negara), Fetty Kwartati selaku Direktur Utama PT Sarinah, serta Agung Budi Waskito sebagai Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama Sancaya Rini, Handoko Hendroyono, dan Ade Putri Paramadita. Perbincangan yang dimoderatori oleh Ermiel Thabrani ini membahas mengenai potensi dari transformasi Sarinah yang rencananya akan diresmikan pada 17 Agustus 2021.

Renovasi Sarinah dipastikan tidak akan menghilangkan gedung cagar budayanya, mengingat bangunan ini telah diajukan menjadi cagar budaya sejak tahun 2006. Bahkan dalam prosesnya pun juga sudah mendapatkan rekomendasi dari Tim Sidang Pemugaran (TSP) DKI Jakarta. Nantinya akan ada kolam pantul untuk memunculkan kembali histori Sarinah. Selain itu, juga akan ada amphiteater dan museum Sarinah.

Perubahan yang dilakukan pun tidak hanya secara fisik, tetapi juga akan ada transformasi lainnya seperti yang disampaikan Fetty Kwartati. Beberapa diantaranya adalah transformasi human capital, produk/tenant, branding, serta konsep bisnis. Ditambahkan pula oleh Erick Thohir dalam pidato singkatnya, perjalanan ini bukan hanya transformasi, melainkan juga kolaborasi. Sinergisitas baik dengan 8 BUMN, maupun swasta dan pihak lainnya diharapkan dapat memberi dampak positif terhadap produk-produk lokal Indonesia.

Oleh karena itu, melalui transformasi ini, Sarinah didambakan dapat menjadi sebuah ekosistem yang kuat bagi produk lokal, serta sebuah jendela untuk industri kreatif di Indonesia.

Written by

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
background color : #CCCC
X