Widget Image
 

IAI Awards 2018: Malam Penghargaan Bagi Figur Arsitektur Indonesia

(English text below) IAI Awards 2018 kembali hadir pada Musyawarah Nasional XV IAI 2018 sebagai ajang mengapresiasi tokoh-tokoh dalam dunia arsitektur Indonesia yang telah berkarya dan berjasa. Bertempat di Hotel Preanger Bandung, IAI Awards diramaikan oleh kehadiran arsitek-arsitek, pemimpin daerah, dan tokoh penting, seperti anggota DPR yang telah berperan dalam proses kelahiran UU Arsitek di Indonesia.

Terdapat tujuh kategori penghargaan yang diumumkan pada ajang IAI Awards. Masing-masing kategori diumumkan oleh rekan-rekan arsitek sehingga sangat terasa bahwa ini adalah acara dari dan untuk arsitek. Berikut adalah penerima penghargaan dari tujuh kategori IAI Awards:

1. Kategori Bangunan Pendidikan: Universitas Media Nusantara oleh Budiman Hendropurnomo (DCM)

2. Kategori Bangunan Pendidikan: Sekolah BPK Penabur Summarecon Bekasi oleh Ary Indrajanto (Aboday)

3. Kategori Perkantoran: Studio Air Putih @Batu Bata oleh Denny Gondojatmiko (Studio Air Putih)

4. Kategori Perkantoran: Grand Rubina oleh Tiyok Prasetyoadi (PDW)

5. Kategori Pelestarian: Kantor Graha Putra Mandiri oleh Ramadhoni Dwi Payana (Simon+Dhoni Studio)

6. Kategori Pelestarian: Roemah Langko oleh Popo Danes (Popo Danes Architect)

7. Kategori Bangunan Peribadatan: Masjid Al-Irsyad oleh Reza A. Nurtjahja (URBANE)

Satu penghargaan lainnya, yaitu “Citation”, menjadi special mention pada malam penghargaan tersebut. Eko Prawoto adalah sosok yang menerima penghargaan ini atas karya “Padusan” pada Kategori Lanskap. Beliau mempersembahkan penghargaan tersebut untuk gurunya, Romo Mangunwijaya.

Tidak hanya arsitek, kepala daerah yang telah sukses dalam perencanaan wilayah pada masa pemerintahannya pun menerima penghargaan dari IAI. Keempat sosok yang dipilih berdasarkan kecakapan mereka dalam membangun daerah dari segi arsitektur adalah:

1. Mohammad Ramdhan Pomanto (Wali Kota Makassar)

2. Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya)

3. Ridwan Kamil (Walikota Bandung—sekarang Gubernur Jawa Barat)

4. Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi)

IAI juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memberi apresiasi kepada anggota DPR, yaitu Bambang Sutrisno dan Sigit Sosiantomo, yang telah berjasa dalam proses penyusunan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek.

Prosesi IAI Awards ditutup dengan acara foto bersama seluruh pihak yang memperoleh penghargaan. Melalui penyelenggaran awarding seperti ini, apresiasi yang diberikan IAI kepada berbagai pihak diharap dapat menjadi pemicu semangat rekan sejawat untuk selalu berkarya.

Artikel oleh Indah Mega Ashari

.

IAI Awards 2018 returned in the 15th National Conference of Indonesia Institute of Architects 2018 as an appreciation to architecture figures in Indonesia through their works and deeds. Held in Preanger Hotel, Bandung, IAI Awards was attended by architects, regional leaders, and key figures such as members of People’s Representative Council that helped in realizing the Architect Law in Indonesia.

There were seven categories of awards being announced in IAI Awards. Each category was announced by fellow architects, indicating how this event was made by and for the architects. Below are the awardees for the seven categories in IAI Awards:

1. Educational Building Category: Universitas Media Nusantara by Budiman Hendropurnomo (DCM Jakarta)

2. Educational Building Category: BPK Penabur Summarecon Bekasi by Ary Indrajanto (Aboday)

3. Office Building Category: Studio Air Putih @Batubata by Denny Gondojatmiko (Studio Air Putih)

4. Office Building Category: Grand Rubina by Tiyok Prasetyoadi (PDW)

5. Building Conservation Category: Graha Putra Mandiri Office by Ramadhoni Dwi Payana (Simon+Dhoni Studio)

6. Building Conservation Category: Roemah Langko by Popo Danes (Popo Danes Architect)

7. Religious Building Category: Masjid Al-Irsyad by Reza A. Nurtjahja (URBANE)

A special accolade, titled “Citation”, was the special mention on that award ceremony. Eko Prawoto was the recipient of the award for his work “Padusan” in Landscape Category. He presented this award in honor of his late mentor, Romo Mangunwijaya.

Not only architect, leaders successful in regional planning during their tenure also received recognition from IAI. There are four leaders recognized for their accomplishment in developing their regions architecturally:

1. Mohammad Ramdhan Pomanto (Mayor of Makassar)

2. Tri Rismaharini (Mayor of Surabaya)

3. Ridwan Kamil (26th Mayor of Bandung—Now Governor of West Java Province)

4. Abdullah Azwar Anas (Regent of Banyuwangi)

IAI also took this opportunity to appreciate the members of People’s Representative Council, Bambang Sutrisno and Sigit Sosiantomo, that helped to conceive the Law Number 6 of 2017 on Architect.

The event of IAI Awards was closed with group photos that included every award recipient. Through this awarding event, the appreciations given by IAI to all the recipients are hoped to encourage fellow architects in Indonesia to keep producing architectural works.

Written by

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
background color : #CCCC
X