admin – ARCHINESIA
Widget Image
HomeArticles Posted by admin

Author: admin

The Economical Compact House [English text below] Merancang rumah dengan biaya terbatas kerap kali justru menjadi kesempatan bagi arsitek dan pemilik untuk menciptakan desain yang baik dan tetap fungsional serta nyaman dihuni. DI dalam proyek ini pemilik menghendaki sebuah rumah yang ekonomis atau terjangkau untuk dihuni

1903 Restaurant 1903 is a restaurant built in keeping with a classical European style and was restored by architect Hermawan Dasmanto. This fine-dining restaurant is located in the Society Complex, Surabaya, right next to the Historica Coffee and Pastry. 1903 occupies a heritage building more than

Furniture House [English text below] Tinggal di tengah kota terkadang memaksa kita untuk tinggal dalam hunian dengan luas yang terbatas, padahal aktivitas yang cukup padat membutuhkan banyak ruang. Membuat ruang serta furnitur multifungsi dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Konsep ruang maupun furnitur multifungsi

Gaya Fusion Stefano Grandi, an Italian businessman, and Nyoman Birit had the idea to create a representative space to contain the artistic talents of Bali and the world. This art space was then developed as a place for cultural exchange between many countries, complete with a

Bamboo House [English text below] Rumah yang berada di lahan seluas 150 m2 ini terbangun menjadi bangunan tunggal dengan tiga lantai. Lokasi lahan yang berada di lingkungan perkampungan membuat rumah ini memiliki visi dan semangat tertentu bagi arsitek yang juga adalah pemilik rumah. Area yang didedikasikan bagi

[English text below] Kesempatan untuk merancang sebuah proyek yang dimiliki sendiri adalah mimpi bagi banyak arsitek. Selain arsitek dapat dengan bebas menuangkan ide-ide mereka tanpa ada batasan dari luar, mereka juga dapat menunjukkan ciri khas desain mereka kepada orang banyak. Studio Popo Danes, dimiliki dan didesain

Kawoeng House [English text below] Rumah ini berusaha untuk menyeleraskan desain dengan iklim tropis yang panas namun agak kering di kota Surabaya, Jawa Timur. Untuk itu, ruang terbuka berupa courtyard yang diisi dengan kolam renang dirancang sebagai pusat jantung serta paru-paru rumah. Courtyard besar ini memungkinkan bangunan

The Maya Ubud [English text below] Perancangan Hotel Maya Ubud memanfaatkan kondisi alam yang berkontur. Terletak di atas punggung bukit yang panjang dan sempit, tapaknya berbentuk elips tipis yang diapit oleh dua sungai, Sungai Petanu dan Sungai Pakerisan. Hotel dibagi menjadi dua baris bungalow yang dipisahkan oleh

Biophilic Boarding House [English text below] Keputih merupakan daerah di Surabaya yang 40 persen tempat tinggalnya digunakan sebagai rumah kos. Namun, rumah kos ini cenderung tidak teratur, ramai, dan bahkan menimbulkan kerusakan lingkungan akibat pengolahan limbah yang tidak terkendali. Rumah Kos Biophilic oleh Andyrahman Architect dirancang

GMT Institute of Property Management [English text below] Proyek ini mencakup kelas-kelas dan ruangan kantor, termasuk sebuah kafetaria kecil, untuk sebuah Institut Manajemen Properti yang berlokasi di lahan yang terbatas. Lokasi lahan berada di sudut jalan sempit dan berhadapan dengan rel kereta api. Tampilan bangunan ini menjadi

Steel House [English text below] Rumah tinggal ini memiliki tampilan fasad yang tidak biasa. Kulit bangunan yang lazimnya ditutup dengan dinding rata nan cantik kali ini justru ditutup dengan lembaran baja. Material keras yang identik dengan kesan industrial ini sengaja dipilih sebagai material utama konstruksi bangunan

The Faceted Facade [English text below] Proyek yang berada di daerah Kemang, Jakarta selatan, ini dirancang sebagai sebuah galeri pribadi dan salon kecantikan dalam satu bangunan. Wilayah Kemang sendiri dikenal sebagai kawasan yang penuh dengan kafe, restoran, dan toko-toko artistik yang kesemuanya berusaha keras untuk menarik

The Distort House [English text below] Barang secondhand –terutama barang yang terkait dengan kebutuhan sehari-hari– dekat dengan keseharian sebagian masyarakat. Namun, kata ‘secondhand’ bisa diasosiasikan dengan sangat berbeda ketika kita terlibat dalam diskusi tentang arsitektur. Dalam arsitektur, kata ‘secondhand’ – yang akan diikuti secara otomatis dengan

The Bamboo Studio [English text below] Dalam perancangan arsitektur kontemporer saat ini, bahan universal seperti kaca, beton, baja, alumunium, dan stainless steel; sering digunakan. Pasokan material pabrikan yang agresif ini juga mengakibatkan para arsitek seakan lupa untuk menggali dan mengolah kembali material lokal dan tradisional. Tetapi para

Slide of Joy [English text below] Sebuah seluncuran yang ditempatkan pada rumah tinggal berlantai dua yang terletak di sebuah kompleks perumahan di wilayah Tangerang, menarik perhatian siapapun yang melewatinya. Rumah tersebut dihuni oleh anggota keluarga dari berbagai generasi dengan rentang usia dari 5 hingga 60 tahun.

PS-26 Office [English text below] Wahana Architects menggunakan material lokal berupa bata, metal, dan kayu pada PS-26 Office untuk menciptakan bangunan kantor dengan penampilan yang tidak seperti kantor pada umumnya. Hal ini juga sebagai respons pada permintaan klien yang menginginkan sebuah bangunan kantor dengan suasana seperti

Kandangan House [English text below] Rumah ini terletak di daerah pedesaan di Jawa Tengah. Iklim setempat yang masih rimbun dan asri dimanfaatkan dengan optimal oleh arsitek untuk membuat sebuah bangunan yang begitu kontekstual dengan alam sekitar. Dengan luas tapak yang luas, hanya sekitar 50% area lahan

Al-Irsyad Mosque [English text below] Hal pertama yang dapat menarik perhatian pada masjid ini ialah ketiadaan kubah, yang merupakan karakteristik klasik dari sebagian besar masjid. Namun ternyata kubah lebih memiliki kedekatan identitas dengan budaya Timur Tengah, daripada sebagai identitas religius umat Muslim. Artinya, kubah bukanlah merupakan

OHD Museum [English text below] Magelang terletak di provinsi Jawa Tengah. Kabupaten ini dikenal dengan banyaknya tempat wisata, yang paling menonjol adalah Candi Borobudur. Magelang juga menjadi rumah bagi pelukis, pematung, penari, musisi, seniman pertunjukan, dan kolektor seni. Seiring dengan meningkatnya kehadiran seniman Indonesia dan ketertarikan

Wungkal House [English text below] Arsitek yang menganut aliran modernisme dan berpegangan pada prinsip “form follows function” akan merancang berdasarkan fungsi dan kebutuhan manusia di dalamnya. Sementara beberapa arsitek lain menggunakan prinsip analogi sebagai sumber inspirasi. Di dalam proyek ini, arsitek bekerja dengan bertitik tolak dari desain

Mosaic of Bricks [English text below] Batu bata merupakan material yang tepat digunakan pada rancangan bangunan di negara beriklim tropis, khususnya pada desain hunian. Keunggulan tersebut berasal dari predikatnya sebagai konduktor panas yang buruk. Artinya, dibanding material lainnya, batu bata menyerap panas lebih lambat dan menahan

The Bale [English text below] The Bale mencerminkan kecenderungan lahirnya hotel-hotel butik jenis baru di Bali. Perancangan hotel ini tidak lagi memanfaatkan desain vernakular Bali, tetapi lebih memilih tampilan modern pada rancangannya. Berada di kawasan bukit batu kapur yang kering di Nusa Dua, The Bale memiliki pemandangan

Pengukuhan Dewan Arsitek Indonesia [Text provided by Indonesian Institute of Architects] Pada 3 Desember 2020, bersamaan dengan Hari Bakti PU, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia mengukuhkan Dewan Arsitek Indonesia. Pembentukan Dewan Arsitek Indonesia dan pengukuhannya adalah pelaksanaan dari amanah Undang-Undang No. 6 Tahun 2017 tentang

World Architecture Festival announces finalists for  The Architecture Drawing Prize 2020 [caption id="attachment_7057" align="alignnone" width="601"] Entombment of Fear / Nuclear free Japan (Perspective), Swee Yong, Formwerkz Architects – Digital Finalist[/caption] [Text provided by WAF] Shortlisted entries for The Architecture Drawing Prize 2020 are announced today, covering three

background color : #CCCC
X