Anthology Festival 2021: Nature, Building, and City for “Our City” – ARCHINESIA
Widget Image
 

Anthology Festival 2021: Nature, Building, and City for “Our City”

Anthology Festival 2021: Nature, Building, and City for “Our City”

[English text below] Anthology Festival, sebuah festival arsitektur tahunan yang diadakan oleh WTA Design & Studio, kembali diadakan pada 19-21 Maret 2021. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dan menyesuaikan dengan kondisi pandemi saat ini, Anthology Festival 2021 pun dilaksanakan secara daring. Festival ini disiarkan secara langsung melalui laman Facebook resmi Anthology Festival.

Namun, konsep acara virtual ini tidak mengurangi antusiasme publik dan menariknya setiap sesi yang diadakan. Antholoy Festival yang ke-6 mengangkat tema “Our City” (Kota Kita) dengan mempertemukan sejumlah praktisi bidang arsitektur, pembangunan kota, seni, hingga pendidikan. Pembahasan serta diskusi dalam acara ini pun menjadi lebih beragam dan berasal dari banyak sudut pandang. Bahkan panelis dan pembicara yang terlibat pun berasal dari berbagai negara di dunia. Dari Filipina, Indonesia, Vietnam, Jepang, hingga China.

Diawali dengan sejumlah arsitek-arsitek muda pada hari pertama, Anthology Festival menghadirkan Benjee Mendoza (BAAD Studio) dalam Scale Model Tour. Kemudian, hadir juga arsitek muda lainnya di sesi Shelter Dialogues. Mereka berdiskusi mengenai tren dan sosial media di kalangan arsitek muda. Lalu, hari pertama festival ini pun ditutup dengan Anthology Talks bersama Martijn de Geus dan Han Zhang (Maison H), serta pengumuman pemenang sayembara Revamp: Our Jeep.

Scale Model Tour: Benjee Mendoza (BAAD Studio)

Shelter Dialogues: Future Generation

Anthology Talks: Martijn de Geus & Han Zhang (Maison H)

Hari kedua tidak kalah menarik. Kali ini dibuka dengan Scale Model Tour bersama Cathy Saldana (PDP Architects). Berbeda pula dengan hari sebelumnya, festival tanggal 20 Maret 2021 terdiri dari dua sesi Anthology Session. Sesi pertama dengan Jason Buensalido (Buensalido Architects) yang berbagi tentang bagaimana maket membantu mereka dalam mempelajari desain bangunan yang dinamis. Lalu dilanjutkan dengan hadirnya para dosen dari berbagai negara yang bercerita tentang proses mengajar arsitektur selama pandemi. Keberagaman panelis pun hadir di Shelter Dialogue. Di sini mereka percaya bahwa salah satu hal yang membentuk suatu kota adalah manusia-manusia di dalamnya. Dan kota seharusnya menjadi sebuah tempat yang aman dan dapat memberikan kebebasan kepada warganya untuk melakukan apa yang mereka ingin lakukan. Salah satunya adalah berinteraksi dengan orang-orang di sekitarnya. Masih terkait dengan hal itu, Tiffany Dahlen dari mad architects pun mengungkapkan bahwa mereka saat ini sedang terus mempelajari tentang alam, dan bagaimana hubungannya dengan manusia.

Scale Model Tour: Cathy Saldana (PDP Architects)

Anthology Session: Jason Buensalido (Buensalido Architects)

Anthology Session

Shelter Dialogus: What Makes a City

Anthology Talks: Tiffany Dahlen (mad architects)

Perbincangan mengenai kota dan manusia masih berlanjut hingga hari terakhir dari keseluruhan rangkaian festival. Dalam Shelter Dialogues berjudul Changing Cities pun diungkapkan bahwa jawaban untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di kota adalah arsitektur. Kemudian dilanjutkan pula dengan Steven Smit dari MVRDV yang banyak bercerita tentang hybrid architecture. Sebuah konsep yang dapat berjalan optimal melalui simbiosis antara teknologi dan alam.

Shelter Dialogues: Changing Cities

Anthology Talks: Steven Smit (MVRDV)

Lalu bagaimana sebenarnya dengan konsep kota atau arsitektur di masa depan? Menurut Sou Fujimoto dalam sesi penutup Anthology Festival 2021, konsep arsitektur di masa depan adalah rancangan desain yang terus terintegrasi antara bangunan, lanskap, serta kota itu sendiri. Sou percaya bahwa bangunan pun tidak dapat berdiri sendiri dan bertahan lama tanpa lingkungan sekitar yang mendukungnya.

Anthology Talks: Sou Fujimoto


Anthology Festival, an annual architectural festival held by WTA Design & Studio on March 19-21, 2021. Different from previous years and adjusting to the current pandemic conditions, the Anthology Festival 2021 is transformed into a virtual event with free online accessibility through the Anthology Festival’s official Facebook page.

However, this virtual event’s concept still attracted every session that was held. The 6th Anthology Festival with the theme “Our City” brings several practitioners of architecture, city development, art, and education. The talks and discussions in this event became more diverse and came from many points of view. Even the panelists and speakers involved are from various countries in the world. From the Philippines, Indonesia, Vietnam, Japan, to China.

Starting with some young architects on the first day, the Anthology Festival presents Benjee Mendoza (BAAD Studio) on the Scale Model Tour. Then, other young architects were also present at the Shelter Dialogues session. They discussed trends and social media among young architects. Then, the first day of the festival was closed with Anthology Talks with Martijn de Geus and Han Zhang (Maison H), as well as the announcement of the winner of the “Revamp: Our Jeep” competition.

The second day was also interesting. This time, it opened with the Scale Model Tour with Cathy Saldana (PDP Architects). In contrast to the previous day, the festival on March 20, 2021, consisted of two Anthology Sessions. First session with Jason Buensalido (Buensalido Architects) who shared how models help them in studying fluidity building designs. Then it was followed by the presence of lecturers from various countries who talked about the teaching process during the pandemic. Various panelists also attended the Shelter Dialogue. Here they believe that one of the things that make up a city is the people in it. And the city should be a safe place that gives its citizens the freedom to do what they want to do, also connect with everyone in the neighborhood. Still related to this, Tiffany Dahlen from mad architects also revealed that they keep studying nature, and tighten the relationship between man and nature.

The talk about the city and the people continued until the last day of the entire festival series. In the Shelter Dialogues entitled Changing Cities, it was revealed that architecture presents to fulfill the needs of people and society. Then followed by Steven Smit from MVRDV who talked a lot about hybrid architecture. A concept that can run optimally through a symbiosis between technology and nature.

So, how about the concept of a city or architecture in the future? According to Sou Fujimoto in the closing session of the Anthology Festival 2021, the concept of architecture in the future is a design that continues to be integrated between buildings, landscapes, and the city itself. Sou believes that even a building cannot stand alone. They need a surrounding to make it sustained.


For those who missed out on some parts of the festival, you may watch the recording through Facebook. Here are the links to each day:
Anthology Festival Day 1 link: https://fb.me/e/50xVv4MnK
Anthology Festival Day 2 link:https://fb.me/e/29ZKJrNog
Anthology Festival Day 3 link: https://fb.me/e/21x6BrWRU
Written by

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
background color : #CCCC
X