Archi Travel : BMW WORLD

BMWworld

Setelah mengunjungi Allianz Arena karya Herzog & De Meuron, ada bangunan menarik dalam perjalanan kembali ke pusat kota Munich, Jerman: sebuah bangunan abstrak tak bersudut. Dilihat dari satu sisi, gedung tampak seperti jam pasir raksasa dengan kulit metal yang seakan menopang seluruh atap gedung yang memanjang berdinding kaca. Semula saya mengira inilah karya Zaha Hadid, tetapi pemandu bis mengkonfirmasi kembali bahwa gedung yang didesain Zaha Hadid adalah pabrik BMW di Leipzig, bukan di Munich.

“Anda bisa turun di Olympic Park, gunakan jembatan penyeberangan. Jangan lupa bis Hop On, Hop Off terakhir jam 17.45 atau naik U-bahn ke pusat kota,” kata pemandu bis tingkat tanpa atap dalam bahasa Inggris dengan aksen Jerman yang kental. BMW Welt memang letaknya strategis.  Lokasinya tak jauh dari pusat kota, tepatnya di sebelah utara Olympic Park—kawasan yang digunakan untuk Olimpiade Munich 1972.

Ada beberapa pintu masuk utama ke BMW Welt, dua di lantai dasar dan satu entrance berupa jembatan gantung yang menghubungkan gedung ini ke BMW Museum tanpa mengganggu lalu lintas padat di bawahnya. Masuk dari pintu utama, saya seakan masuk ke sebuah aula luas berdinding kaca yang memamerkan deretan mobil BMW, MINI, dan Rolls Royce serta dilengkapi dengan restaurant, café, hingga kedai yang menjual merchandise. Sirkulasi utama menuju ke lantai atas dalam hall ini adalah melalui tangga dan ramp metal lebar yang seakan bersilangan menggantung di atap untuk menghindari adanya kolom penyangga. Di beberapa titik, dinding ramp menjorok keluar, menandakan viewing point yang mengajak pengunjung berhenti untuk menikmati pemandangan.

On my way back to downtown Munich after visiting the Allianz Arena by Herzog & De Meuron, a very interesting building caught my eye: an abstract building with no visible corners. From one side the building looks like a gigantic hourglass with a metal skin that seemingly supports the whole roof of the glass walled building. Initially I thought this was the work of Zaha Hadid, but the bus guide explained that the building designed by Zaha Hadid is the BMW factory in Leipzig, not Munich.

“You can drop off at Olympic Park, take the pedestrian bridge. Do not forget that the last Hop On, Hop Off bus departs at 17.45 or you can take the U-bahn to the city center,” explained the roofless double-decker bus guide in English with a thick German accent. BMW Welt is indeed strategically situated. It is not far from the city center, precisely north of the Olympic Park—the area used for the 1972 Munich Olympics.

There are several main entrances to the BMW Welt, two on the ground floor and another entrance is the suspension bridge connecting this building to the BMW Museum without disturbing the heavy traffic beneath. Coming in from the main entrance, I felt as if I was entering a large hall with glass walls displaying an extensive line of cars—BMWs, MINIs, Rolls Royces. The hall is equipped with restaurants, cafés, and stalls selling merchandise. The main circulation leading to the upper floor of this hall is through the stairways and wide metal ramp that seemingly cross each other hanging from the roof in an attempt to avoid the use of columns. At several points the ramp juts out of the wall, indicating viewing points that invite visitors to stop and enjoy the view

Leave a Reply

*

Solve : *
29 + 21 =